Topang 60% PDB, Literasi Keuangan UMKM Masih Perlu Ditingkatkan
Selasa, 19 Mei 2026 - 21:27 WIB
Kurikulum edukasi yang dihadirkan disusun secara komprehensif berdasarkan referensi akademik dan kebutuhan praktis di sektor riil. Materi pengajaran mencakup manajemen keuangan dasar, pencatatan arus kas, perhitungan keuntungan dan HPP, pengelolaan utang dan dana darurat, hingga pemanfaatan keuangan digital serta perluasan akses permodalan formal.
Baca Juga: Bazar UMKM Meriahkan Doa untuk Bangsa di Masjid Istiqlal
Sementara, Chief of Corporate Strategy & Financial Officer Ruangguru, Arman Wiratmoko, mengaku optimistis bahwa pendekatan pembelajaran berbasis gamifikasi ini dapat meningkatkan keterlibatan sekaligus daya serap para peserta secara optimal. Menurut dia, metode ini sangat efektif untuk meningkatkan retensi pengetahuan, terutama bagi para pelaku UMKM yang memiliki kesibukan tinggi dalam mengelola operasional harian.
Arman menegaskan investasi waktu dalam mempelajari literasi keuangan ini akan menjadi aset berharga bagi keberlanjutan bisnis para pelaku UMKM di masa depan. Melalui sinergi ini, diharapkan para pelaku usaha tidak sekadar mampu melakukan transaksi digital secara pasif, tetapi juga cakap memanfaatkan data transaksi tersebut untuk mengembangkan skala usaha mereka secara berkelanjutan
Baca Juga: Bazar UMKM Meriahkan Doa untuk Bangsa di Masjid Istiqlal
Sementara, Chief of Corporate Strategy & Financial Officer Ruangguru, Arman Wiratmoko, mengaku optimistis bahwa pendekatan pembelajaran berbasis gamifikasi ini dapat meningkatkan keterlibatan sekaligus daya serap para peserta secara optimal. Menurut dia, metode ini sangat efektif untuk meningkatkan retensi pengetahuan, terutama bagi para pelaku UMKM yang memiliki kesibukan tinggi dalam mengelola operasional harian.
Arman menegaskan investasi waktu dalam mempelajari literasi keuangan ini akan menjadi aset berharga bagi keberlanjutan bisnis para pelaku UMKM di masa depan. Melalui sinergi ini, diharapkan para pelaku usaha tidak sekadar mampu melakukan transaksi digital secara pasif, tetapi juga cakap memanfaatkan data transaksi tersebut untuk mengembangkan skala usaha mereka secara berkelanjutan
(nng)
Lihat Juga :