Rupiah Cetak Rekor Terlemah Rp17.700 per Dolar AS, Pertama Kalinya dalam Sejarah Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:51 WIB
Pemerintah Indonesia disebut tengah menyiapkan langkah stabilisasi tambahan, termasuk rencana penggelontoran likuiditas sekitar Rp2 triliun per hari ke pasar obligasi guna menjaga stabilitas nilai tukar dan pasar keuangan domestik.

Baca Juga: Apakah Orang Desa Menderita Terdampak Pelemahan Rupiah? Ini Penjelasan Ekonom

Tekanan eksternal turut diperparah oleh konflik di kawasan Timur Tengah yang memicu kenaikan harga minyak global, sehingga meningkatkan risiko inflasi impor bagi Indonesia.

Di sisi lain, Dana Moneter Internasional (IMF) sebelumnya telah merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 5,1 persen menjadi 5,0 persen, seiring meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap pasar keuangan.

Pelaku pasar memperkirakan tekanan terhadap rupiah dan mata uang Asia lainnya masih berpotensi berlanjut hingga ketegangan geopolitik mereda atau terdapat kejelasan arah kebijakan moneter dari bank sentral utama dunia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!