Pemimpin Baru Hipmi Harus Mampu Kelola Kemitraan Strategis dengan Pemerintah
Kamis, 28 Mei 2026 - 16:25 WIB
Dedi melihat organisasi usahawan tak seharusnya berlindung di balik beking kekuasaan. Sebab, hal itu menjadikan pertumbuhan ekonomi bagi pelaku usaha hanya terdistribusi di lingkungan yang kecil. "Hipmi seharusnya berada di pihak publik," kata Dedi.
Ekonom Center of Economics and Law Studies (Celios), Nailul Huda, melihat Hipmi ke depan harus menjadi 'mitra tanding' pemerintah. Terutama, dalam membuat kebijakan.
"Tidak hanya oke terhadap pemerintah. Pengusaha muda ini juga harus diisi pengusaha yang kritis terhadap kebijakan pemerintah," kata Nailul Huda.
Menurut Nailul Huda, Hipmi harus berada di tengah-tengah. Sehingga, bisa tetap objektif menjalankan peran, termasuk memberi warna sebagai perwakilan anak muda.
"Jangan sampai afiliasi kepada pemerintah terlampau kuat, sehingga menghilangkan sisi kritis kaum muda," kata Nailul.
Baca Juga: Tantangan Digital, Anthony Leong Dianggap Figur Ideal Pimpin Hipmi
Ekonom Center of Economics and Law Studies (Celios), Nailul Huda, melihat Hipmi ke depan harus menjadi 'mitra tanding' pemerintah. Terutama, dalam membuat kebijakan.
"Tidak hanya oke terhadap pemerintah. Pengusaha muda ini juga harus diisi pengusaha yang kritis terhadap kebijakan pemerintah," kata Nailul Huda.
Menurut Nailul Huda, Hipmi harus berada di tengah-tengah. Sehingga, bisa tetap objektif menjalankan peran, termasuk memberi warna sebagai perwakilan anak muda.
"Jangan sampai afiliasi kepada pemerintah terlampau kuat, sehingga menghilangkan sisi kritis kaum muda," kata Nailul.
Baca Juga: Tantangan Digital, Anthony Leong Dianggap Figur Ideal Pimpin Hipmi
Lihat Juga :