MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Selasa, 16 Juni 2026 - 19:01 WIB
Menurut dia, sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri diperlukan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi kebutuhan dunia kerja dan tantangan pembangunan sektor pertanian nasional.
Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh akses yang lebih luas terhadap pengalaman industri, program magang, pengembangan kompetensi, hingga peluang karier yang sesuai dengan kebutuhan sektor pertanian dan agribisnis. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu menjembatani inovasi yang lahir di lingkungan kampus agar dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Direktur Utama PT Mekar Asta Nusantara (MANU), Evi Febriana Suhardi, mengatakan pengembangan sektor pertanian harus dimulai dari pembangunan kualitas sumber daya manusia yang akan menjadi penggerak utama transformasi sektor tersebut.
"Kami percaya bahwa pengembangan pertanian harus dimulai dari pengembangan manusianya. Kerja sama ini menjadi langkah nyata untuk mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan industri, sehingga lahir talenta-talenta muda yang siap berkontribusi bagi ketahanan pangan dan pembangunan pertanian Indonesia," ujar Evi.
Baca Juga: Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh akses yang lebih luas terhadap pengalaman industri, program magang, pengembangan kompetensi, hingga peluang karier yang sesuai dengan kebutuhan sektor pertanian dan agribisnis. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu menjembatani inovasi yang lahir di lingkungan kampus agar dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Direktur Utama PT Mekar Asta Nusantara (MANU), Evi Febriana Suhardi, mengatakan pengembangan sektor pertanian harus dimulai dari pembangunan kualitas sumber daya manusia yang akan menjadi penggerak utama transformasi sektor tersebut.
"Kami percaya bahwa pengembangan pertanian harus dimulai dari pengembangan manusianya. Kerja sama ini menjadi langkah nyata untuk mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan industri, sehingga lahir talenta-talenta muda yang siap berkontribusi bagi ketahanan pangan dan pembangunan pertanian Indonesia," ujar Evi.
Baca Juga: Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Lihat Juga :