Pemberdayaan Inklusif Jadi Kunci, Penyandang Disabilitas Dibekali Keterampilan Siap Kerja
Kamis, 25 Juni 2026 - 16:27 WIB
Foto: Doc. Istimewa
Kesempatan untuk hidup mandiri dan memperoleh pekerjaan layak masih menjadi tantangan bagi banyak penyandang disabilitas di Indonesia. Padahal, mereka memiliki potensi yang sama untuk berkembang, berkarya, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas masih relatif rendah, sementara keterbatasan akses pelatihan dan kesempatan kerja menjadi salah satu faktor yang menghambat kemandirian ekonomi mereka.
Di tengah tantangan itu, berbagai upaya pemberdayaan terus dilakukan untuk membuka akses lebih setara. Semangat inilah yang jadi landasan ajang Program Vokasi Disabilitas yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Mandiri Taspen di Gedung Islamic Center Brebes, Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026).
Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan program ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperluas kesempatan bagi kelompok rentan agar memiliki keterampilan yang relevan dan peluang ekonomi yang lebih baik.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas masih relatif rendah, sementara keterbatasan akses pelatihan dan kesempatan kerja menjadi salah satu faktor yang menghambat kemandirian ekonomi mereka.
Di tengah tantangan itu, berbagai upaya pemberdayaan terus dilakukan untuk membuka akses lebih setara. Semangat inilah yang jadi landasan ajang Program Vokasi Disabilitas yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Mandiri Taspen di Gedung Islamic Center Brebes, Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026).
Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan program ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperluas kesempatan bagi kelompok rentan agar memiliki keterampilan yang relevan dan peluang ekonomi yang lebih baik.
Lihat Juga :