Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Kamis, 25 Juni 2026 - 18:17 WIB
loading...
PT Bank Mandiri Taspen bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tegal menggelar Program Vokasi Disabilitas di Gedung Islamic Center Brebes, Jawa Tengah. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Mandiri Taspen bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tegal menggelar Program Vokasi Disabilitas di Gedung Islamic Center Brebes, Jawa Tengah, guna memperluas akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Program tersebut diikuti 30 peserta dari komunitas difabel di Kabupaten Brebes dan sekitarnya.
Program pelatihan keterampilan ini menjadi bagian dari upaya kedua perusahaan pelat merah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi kelompok rentan melalui peningkatan kompetensi kerja yang sesuai kebutuhan industri.
"Menjahit sepatu adalah skill teknis spesifik yang minim risiko dengan ruang gerak terbatas sehingga cocok untuk penyandang disabilitas baik fisik maupun motorik. Kami berharap, sekali terampil langsung dapat diserap UMKM dan industri," ujar Kepala Cabang Bank Mandiri Taspen Cabang Pekalongan Agus Suyana dalam keterangan pers, Kamis (25/6/2026).
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Berwirausaha dan Hidup Produktif
Pelatihan vokasi tersebut difasilitasi Ruang Amal Indonesia dengan skema Operator Jahit Sepatu. Selama sepekan, peserta mendapatkan pembekalan teknis yang disesuaikan dengan kebutuhan industri alas kaki yang berkembang di wilayah Jawa Barat dan Banten.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas di Indonesia masih relatif rendah. Sementara Kementerian Ketenagakerjaan mencatat hanya 702 penyandang disabilitas yang mendapatkan penempatan kerja melalui Unit Layanan Disabilitas (ULD) sepanjang 2023.
Program pelatihan keterampilan ini menjadi bagian dari upaya kedua perusahaan pelat merah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi kelompok rentan melalui peningkatan kompetensi kerja yang sesuai kebutuhan industri.
"Menjahit sepatu adalah skill teknis spesifik yang minim risiko dengan ruang gerak terbatas sehingga cocok untuk penyandang disabilitas baik fisik maupun motorik. Kami berharap, sekali terampil langsung dapat diserap UMKM dan industri," ujar Kepala Cabang Bank Mandiri Taspen Cabang Pekalongan Agus Suyana dalam keterangan pers, Kamis (25/6/2026).
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Berwirausaha dan Hidup Produktif
Pelatihan vokasi tersebut difasilitasi Ruang Amal Indonesia dengan skema Operator Jahit Sepatu. Selama sepekan, peserta mendapatkan pembekalan teknis yang disesuaikan dengan kebutuhan industri alas kaki yang berkembang di wilayah Jawa Barat dan Banten.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas di Indonesia masih relatif rendah. Sementara Kementerian Ketenagakerjaan mencatat hanya 702 penyandang disabilitas yang mendapatkan penempatan kerja melalui Unit Layanan Disabilitas (ULD) sepanjang 2023.
Lihat Juga :