Pupuk Kaltim Perkuat Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:48 WIB
Dijelaskan Rezha, program Cendawan Juara berjalan sejak 2025, dengan rencana pendampingan hingga 2029. Pendekatan jangka panjang dirancang agar kelompok binaan tidak hanya mampu menjalankan budidaya, tapi juga berkembang menjadi usaha mandiri dengan tata kelola yang baik, serta mampu memperluas manfaat program bagi masyarakat sekitar.

Program ini melibatkan 29 masyarakat yang mayoritas berasal dari kelompok lanjut usia di Kelurahan Guntung. Pemilihan sasaran didasarkan pada upaya meningkatkan partisipasi kelompok rentan dalam aktivitas ekonomi produktif, sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Aktivitas utama meliputi budidaya jamur, pemanfaatan limbah baglog sebagai pupuk kompos, hingga produksi berbagai olahan makanan berbahan dasar jamur. Seluruh aktivitas saling terintegrasi, sehingga mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sekaligus meminimalkan limbah yang dihasilkan.

Seluruh anggota binaan pun mendapat pendampingan dalam berbagai aspek. Mulai dari teknik budidaya jamur, pengelolaan kelembagaan kelompok, pengembangan usaha, hingga pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah. "Pendekatan tersebut menjadikan program tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian, namun juga menciptakan rantai nilai ekonomi dengan lebih luas," lanjut Rezha.

Berbagai inovasi pun lahir dari pendampingan Cendawan Juara. Salah satunya drum jamur tiram, sebuah inovasi teknologi budidaya yang mampu menampung sekitar 30-35 baglog jamur dalam satu unit. Teknologi ini terbukti meningkatkan efisiensi ruang budidaya, sekaligus menghasilkan produktivitas panen hingga 2 Kg jamur dari tiap baglog selama masa produksi.

Limbah baglog jamur yang sebelumnya tidak memiliki nilai ekonomi, pun diolah hingga menghasilkan 250-300 Kg kompos matang dari tiap 500 unit limbah baglog. "Pemanfaatan limbah ini juga menciptakan sumber pendapatan baru lewat penjualan kompos, maupun untuk mendukung kegiatan pertanian bagi masyarakat sekitar," terang Rezha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!