Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Jum'at, 10 Juli 2026 - 19:16 WIB
Pemerintah juga telah menetapkan bea masuk 0% untuk impor LPG bagi industri petrokimia selama enam bulan ke depan sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing sektor manufaktur. Selain itu, berbagai program pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan subsidi kredit pemilikan rumah (KPR) dinilai masih berjalan baik dan mendukung aktivitas ekonomi.
Baca Juga: 6 Pernyataan Jampidsus setelah Polri Usut 3 Kasus Dugaan Korupsi
Menurut Airlangga, kondisi sektor perbankan juga tetap terjaga. Pertumbuhan dana pihak ketiga masih mencatatkan kenaikan dua digit, sementara penyaluran kredit terus meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya, menunjukkan aktivitas intermediasi perbankan masih berlangsung positif.
Dia menegaskan pemerintah tetap optimistis terhadap prospek perekonomian nasional. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tetap berada di kisaran 5% pada 2026, didukung stabilitas sektor keuangan, inflasi yang terkendali, serta berbagai kebijakan untuk menjaga daya saing industri dan mendorong investasi. "Jadi relatif semua menilai perekonomian kita relatif aman dan solid," ujarnya.
Baca Juga: 6 Pernyataan Jampidsus setelah Polri Usut 3 Kasus Dugaan Korupsi
Menurut Airlangga, kondisi sektor perbankan juga tetap terjaga. Pertumbuhan dana pihak ketiga masih mencatatkan kenaikan dua digit, sementara penyaluran kredit terus meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya, menunjukkan aktivitas intermediasi perbankan masih berlangsung positif.
Dia menegaskan pemerintah tetap optimistis terhadap prospek perekonomian nasional. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tetap berada di kisaran 5% pada 2026, didukung stabilitas sektor keuangan, inflasi yang terkendali, serta berbagai kebijakan untuk menjaga daya saing industri dan mendorong investasi. "Jadi relatif semua menilai perekonomian kita relatif aman dan solid," ujarnya.
(nng)
Lihat Juga :