B50 Bisa Tekan Impor Solar 310 Ribu Barel per Hari, Transisi hingga September 2026
Minggu, 12 Juli 2026 - 08:52 WIB
Pertamina memastikan proses transisi dari program mandatori biodiesel B40 menuju B50 akan dilakukan secara bertahap hingga 30 September 2026 guna menjaga kelancaran pasokan energi nasional. Foto/Dok
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan proses transisi dari program mandatori biodiesel B40 menuju B50 akan dilakukan secara bertahap hingga 30 September 2026 guna menjaga kelancaran pasokan energi nasional. Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan, Pertamina siap menjalankan penugasan pemerintah dalam pelaksanaan Program Mandatori Biodiesel B50 yang resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada 9 Juli 2026.
Menurutnya, perusahaan telah menyiapkan infrastruktur, sistem distribusi, serta rantai pasok biodiesel agar implementasi B50 berjalan sesuai ketentuan. Baca Juga: Prabowo Sentil Pihak yang Tolak B50, Ungkap Mereka Ambil Komisi Impor BBM
"Sesuai ketentuan pemerintah, Program Mandatori B50 akan memasuki masa transisi hingga 30 September 2026. Selama periode tersebut, Pertamina melakukan penyesuaian penyaluran secara bertahap guna mendukung kelancaran peralihan dari B40 menuju B50 dengan tetap menjaga keandalan pasokan energi nasional," kata Simon dalam keterangan resminya.
Menurutnya, perusahaan telah menyiapkan infrastruktur, sistem distribusi, serta rantai pasok biodiesel agar implementasi B50 berjalan sesuai ketentuan. Baca Juga: Prabowo Sentil Pihak yang Tolak B50, Ungkap Mereka Ambil Komisi Impor BBM
"Sesuai ketentuan pemerintah, Program Mandatori B50 akan memasuki masa transisi hingga 30 September 2026. Selama periode tersebut, Pertamina melakukan penyesuaian penyaluran secara bertahap guna mendukung kelancaran peralihan dari B40 menuju B50 dengan tetap menjaga keandalan pasokan energi nasional," kata Simon dalam keterangan resminya.
Lihat Juga :