Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
Rabu, 15 Juli 2026 - 21:43 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo membantah kabar yang menyebut mutasi pejabat di lingkungan Kementerian PU berkaitan dengan isu bocornya dokumen perjalanan dirinya beserta keluarga ke AS. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo membantah kabar yang menyebut mutasi pejabat di lingkungan Kementerian PU berkaitan dengan isu bocornya dokumen perjalanan dirinya beserta keluarga ke Amerika Serikat (AS) . Saat ditemui awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026) Dody mengakui bahwa mutasi memang dilakukan di lingkungan kementeriannya.
Namun Ia menegaskan kebijakan tersebut merupakan hal yang biasa dan tidak memiliki kaitan dengan isu kebocoran surat. "Mutasi, mutasi kan biasa aja. Orang pegawai gue 38.600, masa enggak boleh mutasi?” ujar Dody saat menjawab pertanyaan awak media.
Ketika kembali ditanya apakah mutasi tersebut dipicu oleh isu surat perjalanan yang bocor, Dody membantah tegas. "Enggak ada," tegasnya.
Baca Juga: Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Dalam kesempatan yang sama, Dody juga menanggapi pertanyaan mengenai isu yang menyebut seorang komisaris merupakan keponakannya. Ia membantah tudingan tersebut dan bahkan menantang pihak yang menyebarkan isu untuk membuktikannya.
Namun Ia menegaskan kebijakan tersebut merupakan hal yang biasa dan tidak memiliki kaitan dengan isu kebocoran surat. "Mutasi, mutasi kan biasa aja. Orang pegawai gue 38.600, masa enggak boleh mutasi?” ujar Dody saat menjawab pertanyaan awak media.
Ketika kembali ditanya apakah mutasi tersebut dipicu oleh isu surat perjalanan yang bocor, Dody membantah tegas. "Enggak ada," tegasnya.
Baca Juga: Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Dalam kesempatan yang sama, Dody juga menanggapi pertanyaan mengenai isu yang menyebut seorang komisaris merupakan keponakannya. Ia membantah tudingan tersebut dan bahkan menantang pihak yang menyebarkan isu untuk membuktikannya.
Lihat Juga :