Wamen Jerry Siap Optimalkan Kinerja Kemendag di Kuartal IV/2020
Senin, 28 September 2020 - 17:30 WIB
"Syukur progress kita baik dalam hal ini. Indikatornya harga masker, vitamin, hazmat, obat-obatan maupun alat kesehatan yang terkait dengan itu sekarang relatif sudah kembali ke harga normal. Itu kan kerja keras dari Kemendag bersama kementerian dan lembaga lain. Kemendag memastikan pasokan bahan baku lancar baik dari dalam maupun luar negeri," kata Jerry dalam keterangannya, Senin (28/9/2020).
Peran kedua yang sangat penting, menurut Jerry, berkaitan dengan tugas dan fungsi Kemendag sendiri dalam bidang ekonomi. Menurutnya, ekonomi Indonesia sama dengan negara lain menerima dampak karena Covid-19. Meskipun begitu, dampak yang didapat Indonesia tidak sedalam negara-negara lain.
"Dibandingkan dengan rata-rata negara-negara lain, kita cukup baik mitigasi ekonomi. Itu tidak lepas dari reaktivasi sistem perdagangan yang dilakukan. Perdagangan itu kan indikator ekonomi, baik di level makro maupun mikro," kata mantan anggota Komisi I tersebut.
Jerry mengatakan, dirinya menyadari bahwa tantangan yang dirasakan adalah menyelenggarakan perdagangan yang relatif aman dari penyebaran Covid-19. Secara sistem dan kultur menurutnya banyak yang harus disesuaikan. Tetapi ia optimis bahwa semua pelaku ekonomi, terutama di kalangan pasar rakyat makin lama bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.
Wamen milenial itu juga yakin kalau ekonomi Indonesia di kuartal IV/2020 akan semakin baik. Rakorpim kali ini menurutnya adalah upaya dari Presiden Joko Widodo dan Menko Perekonomian untuk mengoptimalkan penyelamatan dan pemulihan ekonomi tersebut. Dalam perspektif kementerian perdagangan, khususnya perdagangan luar negeri, ia yakin Rakorpim ini akan menghasilkan visi presiden agar neraca perdagagan terus positif.
Peran kedua yang sangat penting, menurut Jerry, berkaitan dengan tugas dan fungsi Kemendag sendiri dalam bidang ekonomi. Menurutnya, ekonomi Indonesia sama dengan negara lain menerima dampak karena Covid-19. Meskipun begitu, dampak yang didapat Indonesia tidak sedalam negara-negara lain.
"Dibandingkan dengan rata-rata negara-negara lain, kita cukup baik mitigasi ekonomi. Itu tidak lepas dari reaktivasi sistem perdagangan yang dilakukan. Perdagangan itu kan indikator ekonomi, baik di level makro maupun mikro," kata mantan anggota Komisi I tersebut.
Jerry mengatakan, dirinya menyadari bahwa tantangan yang dirasakan adalah menyelenggarakan perdagangan yang relatif aman dari penyebaran Covid-19. Secara sistem dan kultur menurutnya banyak yang harus disesuaikan. Tetapi ia optimis bahwa semua pelaku ekonomi, terutama di kalangan pasar rakyat makin lama bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.
Wamen milenial itu juga yakin kalau ekonomi Indonesia di kuartal IV/2020 akan semakin baik. Rakorpim kali ini menurutnya adalah upaya dari Presiden Joko Widodo dan Menko Perekonomian untuk mengoptimalkan penyelamatan dan pemulihan ekonomi tersebut. Dalam perspektif kementerian perdagangan, khususnya perdagangan luar negeri, ia yakin Rakorpim ini akan menghasilkan visi presiden agar neraca perdagagan terus positif.
Lihat Juga :