Menkeu Bilang Ekonomi 2021 Belum Pasti Pulih, Pesimistis atau Realistis?
Selasa, 29 September 2020 - 20:33 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Kondisi ekonomi di 2021 masih akan diliputi ketidakpastian akibat dampak pandemi Covid-19 yang diperkirakan masih terjadi di tahun depan. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Dengan masih berjalannya penyebaran Covid-19 hingga tahun 2021 dan berbagai upaya penanggulangannya, maka kondisi tahun 2021 diprediksi akan tetap diliputi ketidakpastian," kata dia dalam sidang Paripurna, di DPR RI, Jakarta, Selasa (29/9/2020). ( Baca juga:Di Gedung Darurat, Opung Luhut Puji Daeng Ucu )
Dia menjelaskan, ada beberapa faktor yang menjadi kunci pemulihan ekonomi pada tahun depan. Pertama, adalah penanganan Covid-19, baik yang dilakukan tahun ini maupun pada 2021. Disiplin protokol Covid-19 masih akan sangat menentukan seberapa cepat pemulihan ekonomi akan terjadi.
Kedua, yaitu ketersediaan vaksin. Sri Mulyani mengatakan timeline ketersediaan vaksin dapat mengurangi ketidakpastian yang masih tinggi saat ini. Ketiga, pemulihan ekonomi juga akan tetap didorong baik dari sisi permintaan dan pasokan.
"Dengan masih berjalannya penyebaran Covid-19 hingga tahun 2021 dan berbagai upaya penanggulangannya, maka kondisi tahun 2021 diprediksi akan tetap diliputi ketidakpastian," kata dia dalam sidang Paripurna, di DPR RI, Jakarta, Selasa (29/9/2020). ( Baca juga:Di Gedung Darurat, Opung Luhut Puji Daeng Ucu )
Dia menjelaskan, ada beberapa faktor yang menjadi kunci pemulihan ekonomi pada tahun depan. Pertama, adalah penanganan Covid-19, baik yang dilakukan tahun ini maupun pada 2021. Disiplin protokol Covid-19 masih akan sangat menentukan seberapa cepat pemulihan ekonomi akan terjadi.
Kedua, yaitu ketersediaan vaksin. Sri Mulyani mengatakan timeline ketersediaan vaksin dapat mengurangi ketidakpastian yang masih tinggi saat ini. Ketiga, pemulihan ekonomi juga akan tetap didorong baik dari sisi permintaan dan pasokan.
Lihat Juga :