Cerita Bos Bukalapak Soal Pedagang UMKM yang Gagap Jualan Daring
Rabu, 30 September 2020 - 16:52 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Dampak pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia membuat seluruh pedagang UMKM harus bertransformasi digital. Perubahan itu mesti dilakukan agar kelompok usaha itu dapat terus eksis berjualan.
Nah ternyata, mengubah kebiasaan yang sudah bertahun-tahun, yaitu berdagang secara tatap muka, tak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Beberapa pebisnis UMKM yang mulai merambah pasar daring kelihatan masih gagap dalam berdagang secara elektronik. ( Baca juga:Bakal Dikubur, Kementerian BUMN Tutup Mulut Soal Nama 14 BUMN )
"Kita juga ada beberapa pengalaman yang menunjukkan produsen-produsen UMKM itu mengalami kesulitan untuk berdagang (daring)," kata CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin dalam diskusi virtual, Rabu (30/9/2020).
Dia menyatakan bisa berbicara seperti itu karena pernah membuktikannya sendiri. Kala itu, dirinya mencoba membeli sebuah produk UMKM dari salah satu toko di Bukalapak.
Nah ternyata, mengubah kebiasaan yang sudah bertahun-tahun, yaitu berdagang secara tatap muka, tak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Beberapa pebisnis UMKM yang mulai merambah pasar daring kelihatan masih gagap dalam berdagang secara elektronik. ( Baca juga:Bakal Dikubur, Kementerian BUMN Tutup Mulut Soal Nama 14 BUMN )
"Kita juga ada beberapa pengalaman yang menunjukkan produsen-produsen UMKM itu mengalami kesulitan untuk berdagang (daring)," kata CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin dalam diskusi virtual, Rabu (30/9/2020).
Dia menyatakan bisa berbicara seperti itu karena pernah membuktikannya sendiri. Kala itu, dirinya mencoba membeli sebuah produk UMKM dari salah satu toko di Bukalapak.
Lihat Juga :