Satu Lagi dari Airlangga: Wilayah Anies Tak Gelar Pilkada, tapi Kasus Covidnya Terus Meningkat

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 20:36 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Sejumlah kalangan menentang rencana pemerintah yang kekeuh untuk menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) pada Desember 2020 mendatang. Namun, penolakan itu tak digubris karena pesta demokrasi tersebut dinilai bukan sebagai media penyebaran virus Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Airlangga Hartarto menyebut, ada beberapa daerah yang tak menggelar pilkada tapi kasus baru virus corona terus merangkak naik. Salah satu contohnya, yaitu di DKI Jakarta yang hingga kini belum menunjukkan adanya penurunan jumlah penderita wabah tersebut. ( Baca juga:36 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tersedia di Kuartal IV, Siapa Duluan Disuntik? )



"Peningkatan kasus ini tidak terkait dengan pilkada karena beberapa daerah, termasuk DKI Jakarta itu, tidak pilkada tapi angkanya meningkat sehingga pilkada enggak berkaitan langsung dengan positif rate," kata Airlangga dalam video conferenceyang disiarkan melalui akun YouTube Kemenko Perekonomian, Jumat (2/10/2020).

Dia mengaku akan terus mengkampanyekan sebuah protokol kesehatan pencegahan pandemi Covid-19. "Namun yang berkaitan langsung adalah kedisiplinan masyarakat. Oleh karena itu pemerintah terus dorong operasi yustisi agar disiplin masyarakat bisa dijaga dan kampanye 3M," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!