Jaringan Transmisi Bawah Tanah di Makassar Beroperasi

Minggu, 11 Oktober 2020 - 11:05 WIB
Jaringan transmisi bawah tanah bertegangan 150 kiloVolt (kV) berhasil diberikan tegangan perdana dan resmi beroperasi. Foto: Istimewa
MAKASSAR - PLN kembali merampungkan pembangunan jaringan transmisi di gerbang Kawasan Timur Indonesia (KTI). Kali ini, jaringan transmisi bawah tanah bertegangan 150 kiloVolt (kV) berhasil diberikan tegangan perdana dan resmi beroperasi sejak pukul 14.55 WITA, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Jaringan yang terbentang dari Gardu Induk (GI) 150 kV di Tanjung Bunga sampai dengan Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 kV di Bontoala ini, juga merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun sejak 2019.



Baca Juga: Progres Capai 95%, Jaringan Transmisi Bawah Tanah Makassar Segera Beroperasi

"Puji syukur, dengan rampungnya jaringan transmisi bawah tanah ini, kita bersama berupaya mewujudkan Kota Makassar menuju wilayah Zero Down Time," pungkas General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Selatan (UIP Sulbagsel) I Putu Riasa.

Menurutnya, sebagai gerbang KTI, sistem kelistrikan Sulawesi Selatan khususnya Kota Makassar kini sangat andal dan sangat siap menopang kebutuhan masyarakat serta pertumbuhan investasi.

PLN juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder terkait, utamanya segenap masyarakat, Pemerintah Provinsi-kota, Kejaksaan Tinggi Sulsel, Polda Sulsel, Kodam XIV/Hasanuddin, rekan media dan seluruh insan PLN yang telah bersinergi dalam mewujudkan infrastruktur ketenagalistrikan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!