32 Desa di Sulawesi Kini Punya Pertashop

Senin, 19 Oktober 2020 - 09:50 WIB
Tahun ini, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII mendapatkan kuota 44 pertashop untuk desa yang termasuk dalam kategori desa 3t (terpencil, terluar, tertiggal) dan desa berprestasi se-Sulawesi. Di mana hingga berita ini diturunkan, sudah terealisasi sejumlah 32 pertashop.

Demi memenuhi kuota, Pertamina pun membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin memiliki pertashop mulai dari pebisnis hingga UMKM . Dengan jaminan aspek safety, bahan bakar berkualitas, harga jual yang terjangkau ditambah jaminan keandalan pasokan karena disuplai dengan menggunakan mobil tangki dari suplai poin terdekat.

Rata-rata penjualan pertashop mencapai minimum 300 liter/hari untuk produk pertamax dengan harga setara SPBU terdekat. Pertashop juga menjadi outlet yang menjual elpiji bright gas, pelumas dan produk retail pertamina lainnya.

Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR VII, Laode Syarifuddin Mursali mengatakan, syarat pendirian pertashop haruslah di desa atau kecamatan yang belum ada SPBU atau lembaga penyalur Pertamina dalam radius 10 km.

"Terdapat 3 kategori pertashop yang disesuaikan dengan ketersediaan lahan yang dimiliki. Pertashop gold untuk luas lahan minimum 210 m2, Pertashop platinum untuk luas lahan minimum 300 m2, dan terakhir Pertashop diamond untuk luas lahan minimum 500m2. Luasan tangki penyimpanan dan varian produknya tentunya menyesuaikan." tutur Laode.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!