UGM Keren! Bisa Bikin Alat Deteksi Covid Hanya Lewat Embusan Napas
Selasa, 20 Oktober 2020 - 18:06 WIB
Sri Sultan mencoba alat diagnosis Covid-19 buatan UGM. Foto/dok.UGM
JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan alat deteksi Covid-19 melalui embusan napas yang dibuat Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta akan diperbanyak setelah melalui uji validitas. Rencananya alat deteksi Covid-19 yang diberi nama GeNose tersebut sudah bisa digunakan akhir tahun ini.
"Inovasi dari teman-teman di UGM ini sedang dilakukan uji validasi tahap kedua. Ini inovasi yang luar biasa karena lebih akurat dibandingkan test PCR," ujar Bambang dalam diskusi virtual, Selasa (20/10/2020).
Baca Juga: Akurat Deteksi COVID-19, GeNose Buatan UGM Bakal Diproduksi Akhir Tahun
Menurut dia saat uji validasi tahap pertama di salah satu rumah sakit di Yogyakarta akurasinya mencapai 97% dibandingkan PCR. Tidak hanya itu, berdasarkan hasil uji valisasi Badan Intelijen Negara (BIN) hanya butuh waktu 8 detik untuk mengetahui hasil test Covid-19.
"Inovasi dari teman-teman di UGM ini sedang dilakukan uji validasi tahap kedua. Ini inovasi yang luar biasa karena lebih akurat dibandingkan test PCR," ujar Bambang dalam diskusi virtual, Selasa (20/10/2020).
Baca Juga: Akurat Deteksi COVID-19, GeNose Buatan UGM Bakal Diproduksi Akhir Tahun
Menurut dia saat uji validasi tahap pertama di salah satu rumah sakit di Yogyakarta akurasinya mencapai 97% dibandingkan PCR. Tidak hanya itu, berdasarkan hasil uji valisasi Badan Intelijen Negara (BIN) hanya butuh waktu 8 detik untuk mengetahui hasil test Covid-19.
Lihat Juga :