Kuartal III 2020, Bank BNI Cetak Laba Bersih Rp4,32 Triliun
Selasa, 27 Oktober 2020 - 11:04 WIB
Bank BNI mencetak laba bersih Q3-2020 sebesar Rp4,32 triliun. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mencetak laba bersih per September 2020 atau Q3-2020 mencapai Rp4,32 triliun atau merosot 63,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp11,97 triliun. Penurunan kinerja disebabkan karena terimbas pandemi Covid-19 membuat ekonomi global tidak pasti.
"Penurunan merupakan bagian dari upaya BNI untuk memperkuat fundamental keuangan bank dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi di masa mendatang, yaitu dengan melakukan pembentukan pencadangan yang lebih konservatif," ujar Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies di Jakarta, Selasa (27/10/2020).
Baca Juga: Open Banking, Kerek Transaksi Digital Mobile BNI hingga 48,1%
Menurut dia pencadangan pencadangan coverage ration (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/CKPN) pada Q3-2020 berada pada level 206,9%, lebih besar dibandingkan Q3-2019 yang sebesar 159,2%. Adapun hingga akhir September 2020, total aset BNI tumbuh 12,5% yoy. "Terutama dikontribusi oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh sebesar 21,4% yoy dari Rp580,9 triliun pada kuartal III 2019 menjadi Rp705,1 triliun pada kuartal III 2020," ucap Corina.
"Penurunan merupakan bagian dari upaya BNI untuk memperkuat fundamental keuangan bank dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi di masa mendatang, yaitu dengan melakukan pembentukan pencadangan yang lebih konservatif," ujar Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies di Jakarta, Selasa (27/10/2020).
Baca Juga: Open Banking, Kerek Transaksi Digital Mobile BNI hingga 48,1%
Menurut dia pencadangan pencadangan coverage ration (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/CKPN) pada Q3-2020 berada pada level 206,9%, lebih besar dibandingkan Q3-2019 yang sebesar 159,2%. Adapun hingga akhir September 2020, total aset BNI tumbuh 12,5% yoy. "Terutama dikontribusi oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh sebesar 21,4% yoy dari Rp580,9 triliun pada kuartal III 2019 menjadi Rp705,1 triliun pada kuartal III 2020," ucap Corina.
Lihat Juga :