Ikut Bangkitkan Ekonomi, Mendag Dorong Bisnis MLM
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 21:45 WIB
Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto (tengah). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Penjualan langsung merupakan salah satu sektor usaha yang dapat menjaga roda perekonomian di Indonesia tetap berputar di tengah pandemi Covid–19. Keunikan dan kekuatan dari sektor usaha, yang biasanya dikenal dengan bisnis Multi Level Marketing (MLM) ini, terletak pada sistem bisnisnya yang mengandalkan jaringan pemasaran para mitra usahanya.
"Sektor usaha penjualan langsung memberikan kontribusi yang berarti terhadap perekonomian nasional. Untuk itu, Kementerian Perdagangan berkomitmen mendukung sektor usaha ini agar perekonomian terus berjalan dan kembali pulih akibat dampak Covid-19. Selain itu, konsep bisnis penjualan langsung menjadi keunggulan karena penjualan langsung telah memiliki konsumen tetap yang pada masa sekarang ini relatif cukup sulit untuk dibangun," jelas Menteri Perdagangan Agus Suparmanto , saat membuka pameran virtual Indonesia Direct Selling 4.0 Expo baru-baru ini.
Baca Juga: Jaga Neraca Dagang, Mendag Lepas Ekspor Kosmetik Senilai Rp22,9 Miliar
Berdasarkan laporan kegiatan tahunan dari 147 perusahaan, pada 2019, perusahaan penjualan langsung Indonesia berhasil mencatatkan transaksi penjualan sebesar Rp14,7 triliun dengan melibatkan 5,3 juta mitra usaha. Selain memberikan manfaat ekonomi bagi para mitra usaha, sektor penjualan langsung juga turut berkontribusi menjaga keberlangsungan usaha produsen dalam negeri. Sebanyak 51,86 persen jenis produk yang dijual merupakan produk dalam negeri.
"Sektor usaha penjualan langsung memberikan kontribusi yang berarti terhadap perekonomian nasional. Untuk itu, Kementerian Perdagangan berkomitmen mendukung sektor usaha ini agar perekonomian terus berjalan dan kembali pulih akibat dampak Covid-19. Selain itu, konsep bisnis penjualan langsung menjadi keunggulan karena penjualan langsung telah memiliki konsumen tetap yang pada masa sekarang ini relatif cukup sulit untuk dibangun," jelas Menteri Perdagangan Agus Suparmanto , saat membuka pameran virtual Indonesia Direct Selling 4.0 Expo baru-baru ini.
Baca Juga: Jaga Neraca Dagang, Mendag Lepas Ekspor Kosmetik Senilai Rp22,9 Miliar
Berdasarkan laporan kegiatan tahunan dari 147 perusahaan, pada 2019, perusahaan penjualan langsung Indonesia berhasil mencatatkan transaksi penjualan sebesar Rp14,7 triliun dengan melibatkan 5,3 juta mitra usaha. Selain memberikan manfaat ekonomi bagi para mitra usaha, sektor penjualan langsung juga turut berkontribusi menjaga keberlangsungan usaha produsen dalam negeri. Sebanyak 51,86 persen jenis produk yang dijual merupakan produk dalam negeri.
Lihat Juga :