Saham-saham Wall Street Melompat Saat Pertarungan Ketat Trump-Biden di Pilpres AS
Kamis, 05 November 2020 - 07:39 WIB
Sedangkan yang ditutup datar, saat ini terdiri dari sebagian besar saham siklonik seperti bank dan energi. "Bahkan jika Joe Biden memenangkan Kepresidenan, sepertinya kita akan memiliki kongres yang terbagi sehingga kesempatan untuk memiliki perubahan yang berarti di tingkat fiskal cukup tipis, dan itulah yang dibahas pelaku pasar saat ini," kata David Joy, kepala strategi pasar di Ameriprise Financial di Boston.
Tercatat Industri Dow Jones naik 367,63 poin atau 1,34% menjadi 27.847,66. Sedangkan S&P 500 memperoleh tambahan 74,28 poin atau 2,20% ke posisi 3.443,44 dan Komposit Nasdaq meningkat 430,21 poin atau 3,85% ke level 11.590,78.
Raihan tersebut secara persentase merupakan yang terbesar secara harian bagi S&P 500 sejak 5 Juni dan untuk Nasdaq, sejak 14 April. Indeks kesehatan S&P. SPXHC melonjak 4,45% hingga ditutup pada rekor tertinggi dan sektor teknologi informasi.
(Baca Juga: Donald Trump Menang, Indonesia Diuntungkan )
SPLRCT juga memperoleh keuntungan kuat, karena Kongres yang terbagi berarti peluang yang lebih ramping untuk pengawasan antitrust yang lebih tinggi, pajak penambahan modal dan pemulihan. Indeks kesehatan mencatat penguatan persentase harian terbesarnya dalam waktu sekitar tujuh bulan.
Tercatat Industri Dow Jones naik 367,63 poin atau 1,34% menjadi 27.847,66. Sedangkan S&P 500 memperoleh tambahan 74,28 poin atau 2,20% ke posisi 3.443,44 dan Komposit Nasdaq meningkat 430,21 poin atau 3,85% ke level 11.590,78.
Raihan tersebut secara persentase merupakan yang terbesar secara harian bagi S&P 500 sejak 5 Juni dan untuk Nasdaq, sejak 14 April. Indeks kesehatan S&P. SPXHC melonjak 4,45% hingga ditutup pada rekor tertinggi dan sektor teknologi informasi.
(Baca Juga: Donald Trump Menang, Indonesia Diuntungkan )
SPLRCT juga memperoleh keuntungan kuat, karena Kongres yang terbagi berarti peluang yang lebih ramping untuk pengawasan antitrust yang lebih tinggi, pajak penambahan modal dan pemulihan. Indeks kesehatan mencatat penguatan persentase harian terbesarnya dalam waktu sekitar tujuh bulan.
Lihat Juga :