Cemas Kena Boikot, Perusahaan Chairul Tanjung Jelaskan Statusnya

Jum'at, 06 November 2020 - 13:05 WIB
"Tidak impor langsung dari Prancis, melainkan kami beli dari distributor nasional," tegasnya. ( Baca juga:13 Alasan Kenapa Joe Biden Lebih Baik Ketimbang Donald Trump )

Untuk kategori produk lokal nasional sebanyak 95% di antaranya terdapat merek-merek Prancis dalam jumlah yang tidak banyak/sedikit, namun bahan baku, sumber daya, dan pembuatannya di Indonesia. Alhasil, semua produk itu dapat diklasifikasikan sebagai produk lokal.

Pihaknya juga berkomitmen untuk menyajikan kenyamanan, keamanan, dan kepercayaan keluarga pelanggan saat berbelanja di Transmart Carrefour.

Carrefour memulai kegiatannya di Indonesia sejak tahun 1998. Pada bulan Januari 2013, Carrefour di Indonesia sudah dimiliki 100% sahamnya oleh salah satu putra bangsa Indonesia melalui CT Corp. Seiring dengan pergantian pemegang saham, nama perusahaan berubah menjadi PT Trans Retail Indonesia dari sebelumnya PT Carrefour Indonesia.

Hingga saat ini sebanyak 132 gerai tersebar di seluruh Indonesia pada 51 Kabupaten atau Kota di Indonesia. Carrefour bermitra dengan lebih dari 8.000 pemasok dari seluruh Indonesia yang 70% dari jumlah tersebut termasuk dalam kategori Usaha Kecil dan Menengah (UKM), sehingga para pemasok ini dapat memberikan akses kepada pelanggan ke puluhan ribu jenis produk yang 90%nya merupakan produk lokal.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!