Bisnis Properti Syariah Diyakini Tetap Tumbuh di Tengah Pandemi Covid-19
Sabtu, 09 Mei 2020 - 16:10 WIB
Menurut dia, kondisi pandemi covid-19 ini menjadi tantangan bagi bisnis properti syariah. Bukan sekadar untuk bertahan, melainkan untuk tumbuh. Tentunya dengan kerja keras dan izin Allah SWT, meski dengan segala keterbatasan, termasuk kendala finansial karena tanpa pembiayaan perbankan.
"Kami yakin pembeli yang mencari properti syariah adalah mereka yang menginginkan rumah yang berkah karena dibeli tanpa riba," ujar pria berkacamata ini.
Medina Property sendiri saat ini sedang memasarkan beberapa proyek properti menengah ke atas dan menengah ke bawah. Dua produk properti unggulan itu yakni Al Jazeera Residence di Moncongloe, Kabupaten Maros dan Catalya Garden di Hertasning Baru, Makassar.
Masing-masing proyek properti itu setiap unitnya ditawarkan Rp300 jutaan dan Rp500 jutaan. Dipastikannya kedua properti itu ditawarkan dengan sistem syariah, tanpa bank, tanpa denda dan tanpa sita.
Menariknya, perumahan syariah ini bisa diangsur dengan tenor yang panjang hingga 15 tahun dan ini sebuah kemajuan di bisnis propert syariah yang biasanya dikenal dengan tenor yang sangat pendek.
"Kami yakin pembeli yang mencari properti syariah adalah mereka yang menginginkan rumah yang berkah karena dibeli tanpa riba," ujar pria berkacamata ini.
Medina Property sendiri saat ini sedang memasarkan beberapa proyek properti menengah ke atas dan menengah ke bawah. Dua produk properti unggulan itu yakni Al Jazeera Residence di Moncongloe, Kabupaten Maros dan Catalya Garden di Hertasning Baru, Makassar.
Masing-masing proyek properti itu setiap unitnya ditawarkan Rp300 jutaan dan Rp500 jutaan. Dipastikannya kedua properti itu ditawarkan dengan sistem syariah, tanpa bank, tanpa denda dan tanpa sita.
Menariknya, perumahan syariah ini bisa diangsur dengan tenor yang panjang hingga 15 tahun dan ini sebuah kemajuan di bisnis propert syariah yang biasanya dikenal dengan tenor yang sangat pendek.
(tri)
Lihat Juga :