Permintaan Domestik Jadi Kunci Dongkrak Industri Manufaktur
Selasa, 10 November 2020 - 07:07 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Industri manufaktur mengalami goncangan kuat imbas pandemi Covid-19 . Salah satu kunci mengembalikan kinerja industri manufaktur adalah memperbaiki permintaan domestik.
Ekonom Indef Tauhid Ahmad mengatakan, industri manufaktur non-migas masih terkontraksi 4,02%. Secara umum, subsektor industri manufaktur masih mengalami pelemahan terutama dengan subsektor yang mengandalkan pasar ekspor dan mengandalkan sumberdaya alam.
"Meningkatkan permintaan domestik akan membantu industri dapat berproduksi kembali. Kelas menengah yang merupakan pre-caution consumer perlu kembali melakukan konsumsi," kata Tauhid di Jakarta, Senin (9/11/2020). Menurutnya, kepercayaan konsumen ini akan dihasilkan jika penanganan pandemi semakin membaik.
(Baca juga: Sudah Rp176 Triliun Dikucurkan Buat Bansos tapi Konsumsi Tetap Minus, Kok Bisa? )
Ekonom Indef Tauhid Ahmad mengatakan, industri manufaktur non-migas masih terkontraksi 4,02%. Secara umum, subsektor industri manufaktur masih mengalami pelemahan terutama dengan subsektor yang mengandalkan pasar ekspor dan mengandalkan sumberdaya alam.
"Meningkatkan permintaan domestik akan membantu industri dapat berproduksi kembali. Kelas menengah yang merupakan pre-caution consumer perlu kembali melakukan konsumsi," kata Tauhid di Jakarta, Senin (9/11/2020). Menurutnya, kepercayaan konsumen ini akan dihasilkan jika penanganan pandemi semakin membaik.
(Baca juga: Sudah Rp176 Triliun Dikucurkan Buat Bansos tapi Konsumsi Tetap Minus, Kok Bisa? )
Lihat Juga :