Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Mulai Pulih di Kuartal II/2021
Rabu, 11 November 2020 - 06:46 WIB
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia menambahkan, pemulihan ekonomi pada 2021 tercipta dari adanya pergerakan kembali mobilitas masyarakat. Kondisi itu tercipta karena disiplin protokol kesehatan. "Sehingga kita bisa mobile, beraktivitas dan melakukan kegiatan ekonomi tapi enggak menimbulkan penyebaran Covid-19," ucapnya.
Memang, lanjut Sri Mulyani, ekonomi Indonesia sudah mulai membaik sejak kuartal III-2020. Karena pada kuartal II/2020 minus 5,32% kini di kuartal III sudah naik menjadi minus 3,49%.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2020 diyakininya masih sesuai proyeksi sebelumnya. Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan minus 0,6% hingga minus 1,7%.
(Baca juga: Pandemi Pacu Ekonomi Digital Asia Tenggara Tembus Rp1.470 Triliun )
"Kuartal III sudah ada pembalikan setelah kuartal II kita terkontraksi cukup dalam, diabndingkan negara lain kita cukup rendah, dan kita tetap menganggap ini tantangan serius," jelasnya.
Memang, lanjut Sri Mulyani, ekonomi Indonesia sudah mulai membaik sejak kuartal III-2020. Karena pada kuartal II/2020 minus 5,32% kini di kuartal III sudah naik menjadi minus 3,49%.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2020 diyakininya masih sesuai proyeksi sebelumnya. Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan minus 0,6% hingga minus 1,7%.
(Baca juga: Pandemi Pacu Ekonomi Digital Asia Tenggara Tembus Rp1.470 Triliun )
"Kuartal III sudah ada pembalikan setelah kuartal II kita terkontraksi cukup dalam, diabndingkan negara lain kita cukup rendah, dan kita tetap menganggap ini tantangan serius," jelasnya.
(ind)
Lihat Juga :