Sri Mulyani di Antara Pentingnya Kesehatan dan Ekonomi
Minggu, 10 Mei 2020 - 14:08 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan, pemerintah akan belajar dari negara lain yang perlahan sudah membuka kegiatan ekonomi, meski masih ada virus corona. Foto/Dok
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus melakukan perbaikan agar dapat melakukan pemulihan ekonomi yang saat ini sudah dilakukan di beberapa negara. Pelonggaran kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menjadi salah satu pilihan agar aktivitas ekonomi perlahan bisa berjalan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan, pemerintah akan belajar dari negara lain yang perlahan sudah membuka kegiatan ekonomi, meski masih ada virus corona.
"Negara lain juga adjust, ada yang enggak sabar terburu-terburu nyesel nutup lagi. Kita, Presiden dalam sidang kabinet terus lihat data sambil ikhtiar agar masyarakat ikut sukseskan dalam rangka turunkan penularan covid," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta.
Dia pun optimistis pemulihan ekonomi bisa terjadi pada Juni 2020, mendatang. Hal ini dikarenakan pemerintah sudah membuat skema mengenai pemulihan ekonomi yang terdiri dari 5 fase. Adapun setiap fase itu melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan, pemerintah akan belajar dari negara lain yang perlahan sudah membuka kegiatan ekonomi, meski masih ada virus corona.
"Negara lain juga adjust, ada yang enggak sabar terburu-terburu nyesel nutup lagi. Kita, Presiden dalam sidang kabinet terus lihat data sambil ikhtiar agar masyarakat ikut sukseskan dalam rangka turunkan penularan covid," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta.
Dia pun optimistis pemulihan ekonomi bisa terjadi pada Juni 2020, mendatang. Hal ini dikarenakan pemerintah sudah membuat skema mengenai pemulihan ekonomi yang terdiri dari 5 fase. Adapun setiap fase itu melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)
Lihat Juga :