Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?

Jum'at, 03 Juli 2026 - 13:36 WIB
loading...
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa di era serba digital, Sensus Ekonomi masih dilakukan dari pintu ke pintu? FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Mengapa di era serba digital, Sensus Ekonomi masih dilakukan dari pintu ke pintu? Bukankah masyarakat sudah terbiasa mengisi berbagai formulir secara online?

Pertanyaan itu sering muncul. Sekilas memang tampak lebih praktis jika seluruh responden mengisi kuesioner secara mandiri. Namun dalam sensus, yang terpenting bukan hanya mengumpulkan jawaban. Yang jauh lebih penting adalah memastikan setiap pertanyaan dipahami dengan makna yang sama oleh seluruh responden. Di situlah peran wawancara menjadi penting.

Baca Juga: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional

Bayangkan ketika seseorang ditanya apakah memiliki usaha. Sebagian orang mungkin langsung menjawab tidak karena usaha yang dijalankannya hanya pekerjaan sampingan. Ada yang menganggap usaha yang dikelola dari rumah tidak termasuk kegiatan usaha. Ada pula yang berjualan melalui platform digital tetapi merasa dirinya bukan pelaku usaha karena tidak memiliki toko atau tempat usaha tetap.

Padahal, dari sudut pandang statistik resmi, seluruh aktivitas tersebut dapat termasuk kegiatan usaha yang perlu dicatat.
Hal yang sama juga dapat terjadi pada berbagai pertanyaan lain. Istilah seperti tenaga kerja, jaringan usaha, atau biaya operasional mungkin dipahami berbeda oleh setiap responden.

Jika masing-masing menggunakan pengertiannya sendiri, jawaban yang terkumpul tidak lagi menggambarkan hal yang sama. Akibatnya, informasi yang dihasilkan menjadi sulit dibandingkan dan kurang tepat digunakan untuk menggambarkan kondisi ekonomi yang sebenarnya.

Karena itu, pada sebagian besar responden, pendataan Sensus Ekonomi dilakukan melalui wawancara tatap muka. Petugas sensus tidak hanya mengajukan pertanyaan, tetapi juga membantu menjelaskan konsep dan definisi yang digunakan apabila diperlukan. Dengan cara ini, setiap responden memiliki pemahaman yang sama terhadap pertanyaan yang diajukan sehingga jawaban yang diberikan dapat dibandingkan secara konsisten.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dari Mimbar ke Layar,...
Dari Mimbar ke Layar, Ketika Algoritma Jadi Guru Agama
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Rekomendasi
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Denada Seru-Seruan Bareng...
Denada Seru-Seruan Bareng Limbad Meriahkan Road to Kilau Raya MNCTV di Klaten
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Berita Terkini
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved