Meluncur Lincah, Pak Pos Rame-rame Antar Bansos Tunai
Senin, 16 November 2020 - 22:00 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) sebagai mitra pemerintah terus berupaya mengoptimalkan seluruh sumber daya dan outlet yang dimiliki untuk mendistribusikan bansos tunai (BST). Bekerjasama dengan pemerintah daerah dan berbagai komunitas seluruh Pak Pos di Tanah Air ramai-ramai berjibaku salurkan bansos tunai.
"BST ini merupakan salah satu bansos khusus untuk membantu mengurangi beban perekonomian masyarakat yang tertekan pandemi. Sebab itu, penyaluran harus cepat, tidak bisa ditunda-tunda," ujar Direktur Utama Pos Indenesia Faizal R. Djoemadi, di Jakarta, Senin (16/11/2020).
Baca Juga: Bos PT Pos Ungkap Tantangan Menyalurkan Bansos Tunai di Daerah Terpencil
Menurut dia optimalisasi penyaluran bansos tunai dengan memaksimalkan seluruh sumber daya tujuannya agar lekas mencapai target pemerintah. Merujuk hasil evaluasi distribusi sebelumnya, pihaknya terus memaksimalkan unit-unit layanan jaringan dan menerapkan pola kerja yang sistematis. "Kami yakin penyaluran BST tahun ini berjalan lancar dengan didukung teknologi yang handal. Kami juga terus melaporkan update progres kepada pemerintah secara faktual dan transparan," kata dia.
"BST ini merupakan salah satu bansos khusus untuk membantu mengurangi beban perekonomian masyarakat yang tertekan pandemi. Sebab itu, penyaluran harus cepat, tidak bisa ditunda-tunda," ujar Direktur Utama Pos Indenesia Faizal R. Djoemadi, di Jakarta, Senin (16/11/2020).
Baca Juga: Bos PT Pos Ungkap Tantangan Menyalurkan Bansos Tunai di Daerah Terpencil
Menurut dia optimalisasi penyaluran bansos tunai dengan memaksimalkan seluruh sumber daya tujuannya agar lekas mencapai target pemerintah. Merujuk hasil evaluasi distribusi sebelumnya, pihaknya terus memaksimalkan unit-unit layanan jaringan dan menerapkan pola kerja yang sistematis. "Kami yakin penyaluran BST tahun ini berjalan lancar dengan didukung teknologi yang handal. Kami juga terus melaporkan update progres kepada pemerintah secara faktual dan transparan," kata dia.
Lihat Juga :