Hai Kalangan Menengah Atas! Ayo Belanja, Biar Ekonomi Pulih Tahun Depan
Sabtu, 21 November 2020 - 23:01 WIB
Pemulihan ekonomi tahun depan masih perlu dorongan konsumsi kelas menengah atas. Foto/Ilustrasi
JAKARTA- Konsumsi swasta, yang menjadi motor utama ekonomi Indonesia, mengalami tekanan paling dalam selama tahun 2020 akibat kasus pandemi yang terus meningkat. Pada kuartal kedua dan ketiga, konsumsi swasta mengalami kontraksi masing-masing sebesar 5,5% dan 4%.
Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengatakan penurunan terdalam terjadi pada konsumsi yang berkaitan dengan leisure, yaitu sektor transportasi dan pergudangan dan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum.
Secara kumulatif tiga kuartal pertama, kedua sektor tersebut terkontraksi masing-masing sebesar 15,6% dan 10,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
(Baca juga:Empat Hal Ini Bikin Pertumbuhan Ekonomi RI 2021 Mentok di 3%)
"Kebijakan pemerintah yang melakukan pembatasan sosial dan perilaku masyarakat, khususnya kelas menengah atas, yang mengurangi kegiatan ekonomi untuk mencegah penularan Covid-19, menjadi penyebab utama penurunan konsumsi seluruh golongan pendapatan," kata Faisal di Jakarta, Sabtu (21/11/2020).
Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengatakan penurunan terdalam terjadi pada konsumsi yang berkaitan dengan leisure, yaitu sektor transportasi dan pergudangan dan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum.
Secara kumulatif tiga kuartal pertama, kedua sektor tersebut terkontraksi masing-masing sebesar 15,6% dan 10,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
(Baca juga:Empat Hal Ini Bikin Pertumbuhan Ekonomi RI 2021 Mentok di 3%)
"Kebijakan pemerintah yang melakukan pembatasan sosial dan perilaku masyarakat, khususnya kelas menengah atas, yang mengurangi kegiatan ekonomi untuk mencegah penularan Covid-19, menjadi penyebab utama penurunan konsumsi seluruh golongan pendapatan," kata Faisal di Jakarta, Sabtu (21/11/2020).
Lihat Juga :