UU Cipta Kerja Permudah Ijin Usaha, Bahlil Dorong Mahasiswa Berani Jadi Pengusaha
Senin, 23 November 2020 - 20:55 WIB
"Kebanyakan kenapa tidak mau jadi pengusaha, yakni rasa percaya diri kurang. Jadi saya bingung, kalau aktivis tidak percaya diri padahal waktu demo, jangankan orang, senjata saja tidak takut. Namun dicek juga ke dalam, ternyata izinnya memang kemarin itu belum mendukung adik-adik kita," ungkap dia.
(Baca juga: Pangdam Jaya Ancam Bubarkan FPI, HMI Jabar: Jangan Berlebihan )
Dia juga menjelaskan UU Cipta Kerja memberikan perhatian yang besar bagi kelangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Aturan perizinan UMKM dalam UU Cipta Kerja pun kian dipermudah untuk mengakomodir tumbuhnya wirausahawan.
"Kita tahu sebelum UU Cipta Kerja disahkan, mengurus izin UMKM itu disamakan dengan PT, harus ada SIUP dan sebagainya. Itu biayanya sekitar Rp7-8 juta. Padahal modal UMKM ada kadang cuma Rp5-6 juta. Mengurus izin lebih besar biayanya daripada modal kerjanya," tandas dia.
(Baca juga: Pangdam Jaya Ancam Bubarkan FPI, HMI Jabar: Jangan Berlebihan )
Dia juga menjelaskan UU Cipta Kerja memberikan perhatian yang besar bagi kelangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Aturan perizinan UMKM dalam UU Cipta Kerja pun kian dipermudah untuk mengakomodir tumbuhnya wirausahawan.
"Kita tahu sebelum UU Cipta Kerja disahkan, mengurus izin UMKM itu disamakan dengan PT, harus ada SIUP dan sebagainya. Itu biayanya sekitar Rp7-8 juta. Padahal modal UMKM ada kadang cuma Rp5-6 juta. Mengurus izin lebih besar biayanya daripada modal kerjanya," tandas dia.
(ind)
Lihat Juga :