Sumbawa Pantas Jadi Sentra Pakan Ternak Nasional

Jum'at, 27 November 2020 - 18:45 WIB
"Dulu kan diminta tanam jagung semua, kenyataan harga jagung malah drop, ini karena demandnya tidak cukup. Lalu kepala daerah jangan lepas tangan, makanya harus direncanakan dengan baik ide-ide yang ada dan masuk akal, tanam apapun bukan hanya jagung, biasanya diawal diberi subsidi, pupuk dan lainnya, tapi sudah panen, jual ke mana?" tuturnya.

Menjadikan Sumbawa sebagai sentra pakan ternak, menjadi program yang diusung Jarot-Mokhlis. Calon Bupati Sumbawa Syafaruddin Jarot mempunyai strategi untuk menambah nilai tambah jagung bagi ekonomi daerah, yaitu menjadikan wilayah tersebut sebagai sentra pakan ternak.

Menurutnya, pakan harus dijaga agar bisa memberikan nilai tambah dan membuat kestabilan harga di Sumbawa. "Kami akan mendorong terbentuknya atau terciptanya industri berbasis pertanian. Kita ketahui bahwa jagung saat ini 90 persen lebih dikirim ke luar daerah dengan harga yang terus menurun. Karena itu, untuk mempertahankan atau meningkatkan harga kami akan melakukan mendorong agar industri ada di Sumbawa," katanya.

Dengan adanya industri di Sumbawa, kata dia, maka nilai jual akan lebih baik. Setelah itu akan mendorong terciptanya lapangan kerja. "Dan juga akan menciptakan Sumbawa sebagai gudang pakan ternak untuk mempertahankan atau meningkatkan nilai tambah terhadap produksi jagung," tuturnya.

Selain itu, kehadiran industri pakan ternak di Kabupaten Sumbawa tentu bukan saja akan meningkatkan ekonomi bagi petani menanam jagung saja. Tetapi sekaligus akan meningkatkan ekonomi masyarakat Sumbawa.

Kemudian ada peluang untuk memanfaatkan limbah jagung selain buah, bisa untuk dijadikan energi pembangkit listrik di sumbawa. Sekaligus secara ekonomi petani jagung bisa naik dan energi tercukupi di Kabupaten Sumbawa.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!