Direksi Bank Sulselbar Bakal Bertambah Jadi Lima Orang
Rabu, 02 Desember 2020 - 19:15 WIB
Untuk nama direktur utama definitif, Gubernur Sulsel menyebut belum ada penetapan saat pelaksanaan RUPS LB tersebut, dan baru akan dilakukan fit dan proper test. Begitu pun dengan nama-nama yang diusulkan untuk menduduki posisi komisaris independen juga baru akan dilakukan fit dan proper test.
Sebelumnya, pada RUPS LB tanggal 15 Oktober 2020 lalu, dua nama disebut-sebut menjadi kandidat kuat untuk menempati posisi komisaris independen, yaitu Rektor IBK Nitro Prof Marzuki Dea dan Koordinator Wilayah (Korwil) VIII Korsubgah KPK Wilayah Jawa Timur, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara, Adlinsyah Malik Nasution.
"Direktur baru fit. Komisaris sama. Baru mau fit. Baru mau kita kirim (nama-namanya)," tegas Bupati Bantaeng Periode 2008-2018 ini.
Komisaris Utama Bank Sulselbar , Abdul Hayat di kesempatan terpisah, membenarkan penambahan satu direksi Bank Sulselbar, yaitu Direksi Kredit dan UMKM. Direksi baru tersebut akan melengkapi Direktur Utama, Direktur Umum, Direktur Kepatuhan, dan Direktur Pemasaran dan Syariah yang memang sudah ada saat ini.
Menurut Abdul Hayat, penambahan direksi kredit dan UMKM merupakan salah satu upaya Bank Sulselbar menjawab tantangan saat ini dan ke depan. Dengan penambahan direksi yang fokus bertugas dalam menggenjot kredit dan UMKM, bisa turut berperan dalam mendorong pemulihan ekonomi.
"(Penambahan) direktur kredit dan UMKM, ini kan salah satu inovasi dan kerja-kerja menjawab tantangan ke depan bahwa Bank Sulselbar itu untuk menambah jaringan yang kuat, maka membutuhkan satu direktur UMKM dan kredit, karena untuk menyasar beberapa UMKM di bawah untuk pemulihan ekonomi juga," jelasnya.
Sebelumnya, pada RUPS LB tanggal 15 Oktober 2020 lalu, dua nama disebut-sebut menjadi kandidat kuat untuk menempati posisi komisaris independen, yaitu Rektor IBK Nitro Prof Marzuki Dea dan Koordinator Wilayah (Korwil) VIII Korsubgah KPK Wilayah Jawa Timur, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara, Adlinsyah Malik Nasution.
"Direktur baru fit. Komisaris sama. Baru mau fit. Baru mau kita kirim (nama-namanya)," tegas Bupati Bantaeng Periode 2008-2018 ini.
Komisaris Utama Bank Sulselbar , Abdul Hayat di kesempatan terpisah, membenarkan penambahan satu direksi Bank Sulselbar, yaitu Direksi Kredit dan UMKM. Direksi baru tersebut akan melengkapi Direktur Utama, Direktur Umum, Direktur Kepatuhan, dan Direktur Pemasaran dan Syariah yang memang sudah ada saat ini.
Menurut Abdul Hayat, penambahan direksi kredit dan UMKM merupakan salah satu upaya Bank Sulselbar menjawab tantangan saat ini dan ke depan. Dengan penambahan direksi yang fokus bertugas dalam menggenjot kredit dan UMKM, bisa turut berperan dalam mendorong pemulihan ekonomi.
"(Penambahan) direktur kredit dan UMKM, ini kan salah satu inovasi dan kerja-kerja menjawab tantangan ke depan bahwa Bank Sulselbar itu untuk menambah jaringan yang kuat, maka membutuhkan satu direktur UMKM dan kredit, karena untuk menyasar beberapa UMKM di bawah untuk pemulihan ekonomi juga," jelasnya.
Lihat Juga :