Bank Syariah Indonesia Diminta Jangan Jadi 'Predator' Bank Syariah Lainnya
Kamis, 17 Desember 2020 - 15:33 WIB
Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) mengatakan, Bank Syariah Indonesia diharapkan nantinya tidak menjadi predator dari bank Syariah lainnya. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Hendro Wibowo mengatakan, Bank Syariah Indonesia diharapkan nantinya tidak menjadi predator dari bank Syariah lainnya. Sebaliknya, merger ini membawa efisiensi dan menggarap sektor yang belum tersentuh.
"Memang saat ini dari hasil merger ketiga bank Syariah ini belum bisa mencapai bank Buku IV, namun saya yakin dalam dua-tiga tahun ke depan bisa mencapai bank buku IV," ujar Hendro di Jakarta, Kamis (17/12/2020).
(Baca Juga: Mau Tahu Fokus Bisnis Bank Syariah Indonesia, Cek di Sini )
Salah satu yang menjadi konsentrasi Bank Syariah Indonesia maupun bank Syariah pada umumnya adalah keberpihakan kepada UMKM. "Menjadi krusial bagi Bank Syariah Indonesia untuk memiliki produk Pembiayaan Rekening Koran Syariah untuk memberikan kemudahan bagi UMKM di Tanah Air," kata Young Islamic Bankers Kindy Miftah.
"Memang saat ini dari hasil merger ketiga bank Syariah ini belum bisa mencapai bank Buku IV, namun saya yakin dalam dua-tiga tahun ke depan bisa mencapai bank buku IV," ujar Hendro di Jakarta, Kamis (17/12/2020).
(Baca Juga: Mau Tahu Fokus Bisnis Bank Syariah Indonesia, Cek di Sini )
Salah satu yang menjadi konsentrasi Bank Syariah Indonesia maupun bank Syariah pada umumnya adalah keberpihakan kepada UMKM. "Menjadi krusial bagi Bank Syariah Indonesia untuk memiliki produk Pembiayaan Rekening Koran Syariah untuk memberikan kemudahan bagi UMKM di Tanah Air," kata Young Islamic Bankers Kindy Miftah.
Lihat Juga :