Lewat Songket Pertamina Dukung UMKM, Berdayakan Perempuan dan Anak Putus Sekolah
Senin, 21 Desember 2020 - 12:17 WIB
Salah satu mitra binaan Pertamina Kgs. Bahsen Fikri. Pemilik usaha Fikri Koleksi telah menerapkan konsep sociopreneur dalam bisnisnya. Ia banyak memberdayakan perempuan dan anak putus sekolah untuk membantu usahanya.
JAKARTA - Pemberdayaan UMKM oleh PT Pertamina (Persero) melalui Program Kemitraan banyak menimbulkan multiplier effect bagi sesama. Semakin berkembang dan naik kelasnya UMKM binaan Pertamina, maka kebutuhan akan jumlah dan kesejahteraan pekerja pun ikut meningkat. Selaras dengan poin 8 SDGs yakni menyediakan pekerjaan yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Seperti yang sudah diterapkan oleh salah satu mitra binaan Pertamina Kgs. Bahsen Fikri. Pemilik usaha Fikri Koleksi ini telah menerapkan konsep sociopreneur dalam bisnisnya. Ia banyak memberdayakan perempuan dan anak putus sekolah untuk membantu usahanya. ”Kami cari yang punya semangat belajar tinggi, disiplin dan teliti. Sekaligus bisa membantu perekonomian mereka,” ujarnya.
Terhitung, ada sekitar 50 orang perajin songket yang ia berdayakan. Untuk memaksimalkan kinerja, Fikri juga membuat mess bagi karyawan yang tempat tinggalnya jauh dari pusat produksinya dan toko di Jalan Kiranggo Wiro Sentiko No 500 30 Ilir Palembang. Tidak hanya itu, Fikri juga membantu para perajin yang menitipkan produknya di toko tersebut. “Kami juga memiliki sekitar 20 perajin tenun binaan di Desa Tanjung Lago, Kab. Musi Banyuasin,” imbuhnya.
Kain songket Palembang memang mewah dan elegan. Eloknya pesona songket ini memberi bukti masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang masih ada di Kota Palembang. Semua itu dituangkan dalam berbagai motif misalnya motif Bunga Cina, Bintang Berantai, Limar, dan sebagainya. Pembuatan songket FK menggunakan bahan baku berkualitas bagus, sehingga menghasilkan songket yang bagus pula.
Seperti yang sudah diterapkan oleh salah satu mitra binaan Pertamina Kgs. Bahsen Fikri. Pemilik usaha Fikri Koleksi ini telah menerapkan konsep sociopreneur dalam bisnisnya. Ia banyak memberdayakan perempuan dan anak putus sekolah untuk membantu usahanya. ”Kami cari yang punya semangat belajar tinggi, disiplin dan teliti. Sekaligus bisa membantu perekonomian mereka,” ujarnya.
Terhitung, ada sekitar 50 orang perajin songket yang ia berdayakan. Untuk memaksimalkan kinerja, Fikri juga membuat mess bagi karyawan yang tempat tinggalnya jauh dari pusat produksinya dan toko di Jalan Kiranggo Wiro Sentiko No 500 30 Ilir Palembang. Tidak hanya itu, Fikri juga membantu para perajin yang menitipkan produknya di toko tersebut. “Kami juga memiliki sekitar 20 perajin tenun binaan di Desa Tanjung Lago, Kab. Musi Banyuasin,” imbuhnya.
Kain songket Palembang memang mewah dan elegan. Eloknya pesona songket ini memberi bukti masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang masih ada di Kota Palembang. Semua itu dituangkan dalam berbagai motif misalnya motif Bunga Cina, Bintang Berantai, Limar, dan sebagainya. Pembuatan songket FK menggunakan bahan baku berkualitas bagus, sehingga menghasilkan songket yang bagus pula.
Lihat Juga :