Rasio Kredit Bermasalah Terjaga, BRI Efektif Kelola Risiko
Kamis, 31 Desember 2020 - 03:41 WIB
Menurut dia, rasio kredit bermasalah di BRI terjaga karena perusahaan memiliki cara menangani potensi-potensi masalah yang sesuai dan tepat guna di kondisi saat ini. Di antaranya, BRI mampu mengoptimalkan sejumlah program pemerintah seperti subsidi bunga dan restrukturisasi kredit.
(Baca Juga: Duh, Penyaluran Kredit pada November Tambah Nyungsep )
Hingga 30 September lalu, sudah ada Rp193,7 triliun restrukturisasi pinjaman yang diberikan BRI kepada 2,98 juta debitur. "Kami menargetkan pemberian restrukturisasi kredit bisa mencapai Rp 200 triliun hingga akhir tahun ini demi mendongkrak kemampuan dan daya tahan para debitur UMKM,” ujar Agus.
Dengan nilai tersebut, rasio kredit yang sudah direstrukturisasi BRI mencapai 20,70% dari total portofolio perusahaan. Sebanyak 87% lebih restrukturisasi diberikan kepada debitur segmen UMKM.
(Baca Juga: Duh, Penyaluran Kredit pada November Tambah Nyungsep )
Hingga 30 September lalu, sudah ada Rp193,7 triliun restrukturisasi pinjaman yang diberikan BRI kepada 2,98 juta debitur. "Kami menargetkan pemberian restrukturisasi kredit bisa mencapai Rp 200 triliun hingga akhir tahun ini demi mendongkrak kemampuan dan daya tahan para debitur UMKM,” ujar Agus.
Dengan nilai tersebut, rasio kredit yang sudah direstrukturisasi BRI mencapai 20,70% dari total portofolio perusahaan. Sebanyak 87% lebih restrukturisasi diberikan kepada debitur segmen UMKM.
(akr)
Lihat Juga :