Investor Asing Masih Hati-hati Masuk ke Indonesia
Minggu, 03 Januari 2021 - 21:01 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp14.800. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain tingkat Credit Default Swap (CDS) yang masih bergerak tinggi dan cenderung fluktuatif dibandingkan dengan pasar negara ASEAN lainnya.
Ekonom Indef Eko Listiyanto mengatakan, ketika tingkat CDS tinggi, besarnya dana yang dikeluarkan investor untuk melindungi portofolio pun masih tinggi. "Dengan demikian investor akan berhati-hati untuk masuk ke pasar Indonesia," katanya di Jakarta, Minggu (3/1/2021).
(baca juga: Investor Terus Cermati Pemilihan Senat di Amerika Serikat )
Adapun optimisme ekonomi AS pasca Pemilu justru bisa menjadi berita buruk untuk pasar uang Indonesia yang dinamikanya sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal atau asing.
Ekonom Indef Eko Listiyanto mengatakan, ketika tingkat CDS tinggi, besarnya dana yang dikeluarkan investor untuk melindungi portofolio pun masih tinggi. "Dengan demikian investor akan berhati-hati untuk masuk ke pasar Indonesia," katanya di Jakarta, Minggu (3/1/2021).
(baca juga: Investor Terus Cermati Pemilihan Senat di Amerika Serikat )
Adapun optimisme ekonomi AS pasca Pemilu justru bisa menjadi berita buruk untuk pasar uang Indonesia yang dinamikanya sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal atau asing.
Lihat Juga :