Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn

Rabu, 01 Juli 2026 - 13:35 WIB
loading...
Investor RI Mulai Lirik...
Bittime meluncurkan fitur Earn pada Tokenized US Stocks. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Minat investor Indonesia terhadap aset global terus meningkat seiring tingginya kebutuhan diversifikasi portofolio di tengah dinamika ekonomi global. Saham-saham perusahaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Amerika Serikat menjadi salah satu instrumen yang mulai banyak dilirik investor domestik.

"Kami melihat semakin banyak investor Indonesia yang ingin memiliki eksposur terhadap saham-saham perusahaan AI global, khususnya yang tercatat di bursa Amerika Serikat. Namun, terdapat perbedaan karakteristik antara pasar Indonesia dan Amerika Serikat, terutama dari sisi pembagian dividen tahunan," ujar Direktur Operasional Bittime Ryan Lymn, seperti dikutip pada Rabu (1/7/2026).

Baca Juga: IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini

Ryan mengatakan meningkatnya minat terhadap aset AI global dipengaruhi ketidakpastian geopolitik, perkembangan teknologi yang pesat, serta perubahan arah kebijakan moneter global. Sejumlah perusahaan teknologi seperti NVIDIA, Apple, Microsoft, Tesla, Amazon, Alphabet, dan Meta menjadi perhatian karena dinilai sebagai motor utama inovasi AI global.



Menurut dia, karakteristik investasi saham di Amerika Serikat berbeda dengan pasar Indonesia. Jika saham domestik umumnya menawarkan dividen tahunan sekitar 3%-7%, sebagian besar perusahaan AI di Amerika Serikat hanya membagikan dividen di bawah 1%, bahkan ada yang tidak membagikan dividen karena fokus pada reinvestasi bisnis.

Untuk menjawab kebutuhan investor domestik, Bittime meluncurkan fitur Earn pada Tokenized US Stocks. Perusahaan menyebut fitur tersebut memungkinkan pengguna memperoleh reward hingga 7% annual percentage rate (APR) sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
Turki Hadirkan Drone...
Turki Hadirkan Drone Kamikaze Berteknologi AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved