Warga Bogor dan Depok Kian Ogah Pakai Bensin Premium, Demi Apa?
Kamis, 07 Januari 2021 - 19:30 WIB
Eko menjelaskan, Pertamina mencatat peningkatan konsumsi BBM jenis Perta Series di Kota Bogor dan Depok. Adapun BBM jenis Pertalite di Kota Bogor dan Depok meningkat hingga sekitar 7% dari konsumsi normal harian, yaitu lebih dari 600 KL. Sedangkan konsumsi Pertamax (RON 92) meningkat 9% dari konsumsi harian normal sekitar lebih dari 200 KL.
Untuk produk Pertamax Turbo (RON 98) turut mengalami peningkatan sebesar 35% dari konsumsi normal harian yaitu hampir 8 KL. Sedangkan di Kota Sukabumi, angka konsumsi Pertamax pada Senin (4/1) turut memperlihatkan peningkatan sekitar 5% dari konsumsi harian normal yaitu lebih dari 20 KL.
Sebagai wujud apresiasi Pertamina terhadap upaya dan animo masyarakat yang setia menggunakan BBM dengan angka oktan tinggi yang lebih ramah lingkungan, Pertamina terus menggerakkan Program Pertalite Harga Khusus di Kota Bogor, Depok, dan Sukabumi. ( Baca juga:Akhirnya, Mendikbud Nadiem Pastikan Formasi CPNS Guru akan Tetap Ada )
“Sebagai bagian dari rangkaian Program Langit Biru untuk menciptakan lingkungan sehat, Pertamina melanjutkan Program Pertalite Harga Khusus, sehingga konsumen dapat merasakan performa Pertalite dengan harga Rp6.850 per liter, lebih rendah Rp800 dari harga normal. Terutama karena di Kota Bogor, Depok, dan Sukabumi banyak terdapat angkutan umum kota yang melayani masyarakat bermobilisasi,” jelas Eko.
Program Langit Biru sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan, memperoleh dukungan dari masyarakat di Kota Bogor, Depok, dan Sukabumi. Dengan semakin bertambahnya kesadaran dan kepedulian masyarakat akan penggunaan energi BBM bersih yang rendah emisi, diharapkan pelestarian lingkungan dapat sejalan dengan kembali pulihnya aktivitas kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah Jawa Barat.
Untuk produk Pertamax Turbo (RON 98) turut mengalami peningkatan sebesar 35% dari konsumsi normal harian yaitu hampir 8 KL. Sedangkan di Kota Sukabumi, angka konsumsi Pertamax pada Senin (4/1) turut memperlihatkan peningkatan sekitar 5% dari konsumsi harian normal yaitu lebih dari 20 KL.
Sebagai wujud apresiasi Pertamina terhadap upaya dan animo masyarakat yang setia menggunakan BBM dengan angka oktan tinggi yang lebih ramah lingkungan, Pertamina terus menggerakkan Program Pertalite Harga Khusus di Kota Bogor, Depok, dan Sukabumi. ( Baca juga:Akhirnya, Mendikbud Nadiem Pastikan Formasi CPNS Guru akan Tetap Ada )
“Sebagai bagian dari rangkaian Program Langit Biru untuk menciptakan lingkungan sehat, Pertamina melanjutkan Program Pertalite Harga Khusus, sehingga konsumen dapat merasakan performa Pertalite dengan harga Rp6.850 per liter, lebih rendah Rp800 dari harga normal. Terutama karena di Kota Bogor, Depok, dan Sukabumi banyak terdapat angkutan umum kota yang melayani masyarakat bermobilisasi,” jelas Eko.
Program Langit Biru sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan, memperoleh dukungan dari masyarakat di Kota Bogor, Depok, dan Sukabumi. Dengan semakin bertambahnya kesadaran dan kepedulian masyarakat akan penggunaan energi BBM bersih yang rendah emisi, diharapkan pelestarian lingkungan dapat sejalan dengan kembali pulihnya aktivitas kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah Jawa Barat.
(uka)
Lihat Juga :