Budidaya Kian Efisien, Struktur Ekonomi Pembudidaya Ikan Membaik
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:19 WIB
Memasuki kuartal IV, kata dia, sistem distribusi dan transportasi serta serapan pasar secara perlahan mulai pulih mengikuti kondisi new normal sehingga sumbatan supply & demand mulai terurai. Hal ini menurutnya menjadi pengungkit nilai jual beberapa harga komoditas utama.
"Ada kenaikan daya beli masyarakat pembudidaya, di mana indeks harga yang diterima pembudidaya lebih besar dibanding indeks harga yang dikeluarkan baik untuk konsumsi maupun produksi budidaya," ujar Slamet melalui siaran pers, Kamis (14/1/2021).
(Baca juga: Budidaya Ikan Hias Tingkatkan Pendapatan Masyarakat di Tengah Pandemi )
Menurut dia, kinerja ini juga cukup menggembirakan di tengah rata-rata tingkat inflasi pada Desember 2020 yang cukup tinggi yakni mencapai 0,45% atau mengalami kenaikan dibanding bulan November 2020 yang mencapai 0,28%.
Sedangkan pendapatan pembudidaya ikan pada kuartal IV-2020 tidak mengalami kenaikan jika dibanding kuartal III di tahun yang sama yakni rata-rata sebesar Rp3,5 juta perbulan.
Meski demikian, jika dibanding kuartal II-2020 mengalami kenaikan sebesar 7,58%. Hal ini menurut Slamet, memasuki kuartal III tahun 2020 ekonomi pembudidaya mulai membaik selama masa pandemi Covid-19.
"Ada kenaikan daya beli masyarakat pembudidaya, di mana indeks harga yang diterima pembudidaya lebih besar dibanding indeks harga yang dikeluarkan baik untuk konsumsi maupun produksi budidaya," ujar Slamet melalui siaran pers, Kamis (14/1/2021).
(Baca juga: Budidaya Ikan Hias Tingkatkan Pendapatan Masyarakat di Tengah Pandemi )
Menurut dia, kinerja ini juga cukup menggembirakan di tengah rata-rata tingkat inflasi pada Desember 2020 yang cukup tinggi yakni mencapai 0,45% atau mengalami kenaikan dibanding bulan November 2020 yang mencapai 0,28%.
Sedangkan pendapatan pembudidaya ikan pada kuartal IV-2020 tidak mengalami kenaikan jika dibanding kuartal III di tahun yang sama yakni rata-rata sebesar Rp3,5 juta perbulan.
Meski demikian, jika dibanding kuartal II-2020 mengalami kenaikan sebesar 7,58%. Hal ini menurut Slamet, memasuki kuartal III tahun 2020 ekonomi pembudidaya mulai membaik selama masa pandemi Covid-19.
Lihat Juga :