Penuhi Kebutuhan Vaksin, Bio Farma Siapkan 3 Strategi
Sabtu, 16 Januari 2021 - 23:53 WIB
Untuk memenuhi kebutuhan vaksin tersebut, Bio Farma mempersiapkan strategi jangka menengah dengan memproduksi bahan baku di dalam negeri. Saat ini, Bio Farma baru memiliki bahan baku dari Sinovac. Sebanyak 122,5 juta dosis vaksin akan diproduksi hingga September 2021.
"Kita harus bisa memproduksi vaksin sendiri karena ke depannya bagaimana Bio Farma bersama industri farmasi lainnya mampu memproduksi vaksin itu sendiri. Tentunya sedang dalam proses dengan beberapa lembaga perguruan tinggi seperti yang disampaikan dengan vaksin Merah Putih," jelas Honesti.
Dia menuturkan, dalam jangka panjang memproduksi vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh sejumlah institusi. Bio Farma merupakan satu-satunya yang mendapatkan izin memproduksi vaksin dari BPOM.
"Ada beberapa produsen yang siap memproduksi tetapi mereka belum memiliki izin atau fasilitas produksi. Oleh sebab itu, jangka panjang ini harus kita siapkan tidak hanya dari kapasitas tetapi juga teknologi," tandasnya.
"Kita harus bisa memproduksi vaksin sendiri karena ke depannya bagaimana Bio Farma bersama industri farmasi lainnya mampu memproduksi vaksin itu sendiri. Tentunya sedang dalam proses dengan beberapa lembaga perguruan tinggi seperti yang disampaikan dengan vaksin Merah Putih," jelas Honesti.
Dia menuturkan, dalam jangka panjang memproduksi vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh sejumlah institusi. Bio Farma merupakan satu-satunya yang mendapatkan izin memproduksi vaksin dari BPOM.
"Ada beberapa produsen yang siap memproduksi tetapi mereka belum memiliki izin atau fasilitas produksi. Oleh sebab itu, jangka panjang ini harus kita siapkan tidak hanya dari kapasitas tetapi juga teknologi," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :