Target Pemerintah Produksi 1 Juta Barel Minyak Beri Angin Segar ke Elnusa
Selasa, 19 Januari 2021 - 22:06 WIB
PT Elnusa Tbk. Foto/Ist
JAKARTA - Perusahaan penyedia jasa energi, PT Elnusa Tbk (ELSA) optimistis sepanjang tahun ini mampu memperoleh laba diangka lebih dari Rp200 miliar seiring dengan target pemerintah memproduksi 1 juta barel perhari .
Pada akhir tahun lalu laba yang didapat Elnusa diperkirakan mencapai Rp200 miliar, dengan pendapatan perseroan pada tahun lalu diestimasi bisa mencapai lebih dari Rp7 triliun. Tahun ini, dengan harapan pendapatan yang lebih tinggi maka perolehan laba pun diyakini bisa melampaui Rp200 miliar di akhir tahun 2021.
Baca Juga : Di Tengah Pandemi, Elnusa Bukukan Laba Bersih Rp187 Miliar
Rencana pemerintah mengerek produksi minyak menjadi 1 juta barel perhari menjadi angin segar untuk mengangkat kinerja perseroan tahun ini yang tengah membidik pendapatan laba yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Beberapa peluang bisnis yang dibidik perseroan dari upaya pemerintah memastikan produksi minyak menuju 1 juta barel per hari diantaranya pemberlakuan resource-to-production (RTP) yaitu pengoperasian kembali sumur minyak seperti di Blok Rokan, penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR), hingga penemuan cadangan migas baru.
Pada akhir tahun lalu laba yang didapat Elnusa diperkirakan mencapai Rp200 miliar, dengan pendapatan perseroan pada tahun lalu diestimasi bisa mencapai lebih dari Rp7 triliun. Tahun ini, dengan harapan pendapatan yang lebih tinggi maka perolehan laba pun diyakini bisa melampaui Rp200 miliar di akhir tahun 2021.
Baca Juga : Di Tengah Pandemi, Elnusa Bukukan Laba Bersih Rp187 Miliar
Rencana pemerintah mengerek produksi minyak menjadi 1 juta barel perhari menjadi angin segar untuk mengangkat kinerja perseroan tahun ini yang tengah membidik pendapatan laba yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Beberapa peluang bisnis yang dibidik perseroan dari upaya pemerintah memastikan produksi minyak menuju 1 juta barel per hari diantaranya pemberlakuan resource-to-production (RTP) yaitu pengoperasian kembali sumur minyak seperti di Blok Rokan, penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR), hingga penemuan cadangan migas baru.
Lihat Juga :