Ini Tantangan Perbankan Syariah di Tanah Air Menurut OJK

Rabu, 20 Januari 2021 - 04:36 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Ekonomi syariah berpotensi menjadi pendekatan alternatif dan motor baru untuk mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid-19 karena memiliki keunggulan-keunggulan yang berakar pada prinsip Syariah, yakni relatif stabil, aman, dan resilient. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, kolaborasi dan berbagai kebijakan inovatif harus dilakukan oleh berbagai pihak dan pemangku kebijakan.

Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiana, masih ada tantangan perbankan syariah salah satunya adalah inklusi dan literasi keuangan bank syariah yang masih rendah dibandingkan bank konvensional.



(Baca juga: Perkembangan Bank Syariah di Indonesia Kian Positif )

"Berdasarkan data, literasi bank syariah baru 37,72%. Sedangkan bank konvensional sebesar 75,28%," ucap Heru secara virtual di Jakarta, Selasa (19/1/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!