Dukung Pencegahan Covid-19, PLN Salurkan Bantuan Melalui Kementerian BUMN
Jum'at, 17 April 2020 - 13:54 WIB
Ketua Tim Manajemen Krisis Covid-19 PLN Muhammad Ali (kiri) menyerahkan bantuan penanganan Covid-19 kepada Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto (kanan), di Kementerian BUMN, Jumat (17/4). Foto/Ist
JAKARTA - PT PLN (Persero) berkomitmen untuk mendukung penanganan pandemi virus corona (Covid-19) yang terjadi di Indonesia. Selain menjaga pasokan listrik yang andal untuk masyarakat dan rumah sakit, PLN kembali menyalurkan bantuan untuk penanganan Covid-19 melalui Kementerian BUMN senilai Rp10,2 miliar.
Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Human Capital Management PLN, Muhammad Ali selaku Ketua Tim Manajemen Krisis (Covid-19) PLN kepada Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta.
"Sebagai perusahaan BUMN, tentu kami ingin hadir untuk turut serta membantu menangani Covid-19 yang sedang mewabah di Indonesia. Semoga upaya yang kami lakukan ini dapat membantu menghentikan penyebaran Covid-19 di Indonesia," ucap Muhammad Ali, Jumat (17/4/2020).
Bantuan yang disalurkan melalui Kementerian BUMN antara lain 6.002 baju hazmat, 19.573 masker, 22.624 sarung tangan, 30 kaca mata, 190 pelindung wajah (face shield), 1.700 penutup kepala, 1.948 liter hand sanitizer, 30 jerigen disinfektan, 3 buah thermogun, serta 70 paket lengkap Alat Pelindung Diri yang terdiri dari baju hazmat, sarung tangan, pelindung wajah, sepatu boot, kaca mata, dan masker N95.
Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Human Capital Management PLN, Muhammad Ali selaku Ketua Tim Manajemen Krisis (Covid-19) PLN kepada Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta.
"Sebagai perusahaan BUMN, tentu kami ingin hadir untuk turut serta membantu menangani Covid-19 yang sedang mewabah di Indonesia. Semoga upaya yang kami lakukan ini dapat membantu menghentikan penyebaran Covid-19 di Indonesia," ucap Muhammad Ali, Jumat (17/4/2020).
Bantuan yang disalurkan melalui Kementerian BUMN antara lain 6.002 baju hazmat, 19.573 masker, 22.624 sarung tangan, 30 kaca mata, 190 pelindung wajah (face shield), 1.700 penutup kepala, 1.948 liter hand sanitizer, 30 jerigen disinfektan, 3 buah thermogun, serta 70 paket lengkap Alat Pelindung Diri yang terdiri dari baju hazmat, sarung tangan, pelindung wajah, sepatu boot, kaca mata, dan masker N95.
Lihat Juga :