Output Pencucian Garam Disebut Belum Memenuhi Kebutuhan Industri
Selasa, 02 Februari 2021 - 18:50 WIB
Pemerintah telah membangun washing plant atau pencucian garam di berbagai daerah. Namun output garam tersebut dinilai masih belum memenuhi kebutuhan industri dari sisi kualitas maupun kuantitas. Foto/Dok
JAKARTA - Pemerintah telah membangun washing plant atau pencucian garam di berbagai daerah. Kementerian Perikanan dan Kelautan menyebutkan, output garam yang dihasilkan sesuai SNI 3556:2016. Namun output garam tersebut dinilai masih belum memenuhi kebutuhan industri dari sisi kualitas maupun kuantitas.
Seperti diketahui Kode SNI 3556:2016 adalah untuk spesifikasi garam konsumsi beryodium, dengan syarat mutu kadar NaCl 94%. Sekjen Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas), Fajar Budiono mengatakan, output garam dari washing plant tidak dapat memenuhi kebutuhan bahan baku industri petro kimia dari sisi kualitas.
“Spesifikasinya tidak masuk,” ucapnya kepada media.
Baca Juga: Produksi Garam Nasional: Besar Target daripada Realisasi
Seperti diketahui Kode SNI 3556:2016 adalah untuk spesifikasi garam konsumsi beryodium, dengan syarat mutu kadar NaCl 94%. Sekjen Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas), Fajar Budiono mengatakan, output garam dari washing plant tidak dapat memenuhi kebutuhan bahan baku industri petro kimia dari sisi kualitas.
“Spesifikasinya tidak masuk,” ucapnya kepada media.
Baca Juga: Produksi Garam Nasional: Besar Target daripada Realisasi
Lihat Juga :