Angka Backlog Perumahan di Indonesia Masih Tinggi Capai 11,4 Juta
Selasa, 09 Februari 2021 - 22:33 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin menyebut angka kebutuhan rumah (backlog) dibandingkan ketersediaan di Indonesia masih sangat tinggi. Foto/Dok
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyebut angka kebutuhan rumah (backlog) dibandingkan ketersediaan di Indonesia masih sangat tinggi. Bahkan angka kebutuhan rumah untuk masyarakat juga terus bertambah setiap tahunnya.
Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Buka-bukaan Kegagalan Program Sejuta Rumah Capai Target
Hal tersebut menyusul pertumbuhan penduduk juga yang terus mengalami peningkatan. Adapun saat ini, diperkirakan angka kebutuhan rumah berdasarkan kepemilikan mencapai 11,4 juta unit.
"Angka backlog atau kebutuhan perumahan dibandingkan dengan ketersediaan di Indonesia masih cukup tinggi. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, kebutuhan terhadap rumah juga terus bertambah," ujarnya dalam acara Munas APERSI secara virtual, Selasa (9/2/2021).
Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Buka-bukaan Kegagalan Program Sejuta Rumah Capai Target
Hal tersebut menyusul pertumbuhan penduduk juga yang terus mengalami peningkatan. Adapun saat ini, diperkirakan angka kebutuhan rumah berdasarkan kepemilikan mencapai 11,4 juta unit.
"Angka backlog atau kebutuhan perumahan dibandingkan dengan ketersediaan di Indonesia masih cukup tinggi. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, kebutuhan terhadap rumah juga terus bertambah," ujarnya dalam acara Munas APERSI secara virtual, Selasa (9/2/2021).
Lihat Juga :