Dugaan Ditilep Rp20 T Engga Akan Bikin BPJSTK Goyah, Said Iqbal: Wong Dananya Gede
Selasa, 16 Februari 2021 - 08:51 WIB
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, bahwa meski BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) terindikasi korupsi Rp20 triliun, BPJSTK tidak akan merugi. Foto/Dok
JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan, bahwa meski BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) terindikasi korupsi akibat kesalahan pengelolaan dana investasi, saham, dan reksadana sebesar Rp20 triliun, BPJSTK tidak akan merugi.
KSPI mencatat alokasi total dana investasi di BPJSTK sebesar Rp486,3 triliun. Dari dana tersebut, dialokasikan ke saham 17% sebesar dan reksadana 8%.
"Dengan kata lain, dana investasi yang dialokasikan saham dan reksadana 25%. 25% dari Rp486,3 triliun adalah Rp125 triliun. Dana yang besar sekali," ungkap Said Iqbal dalam konferensi pers virtual di Jakarta.
Baca Juga: Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan Dari penjelasan Kejaksaan Agung (Kejagung), ada indikasi salah kelola sekitar Rp20 T sehingga patut ada dugaan terjadi korupsi.
KSPI mencatat alokasi total dana investasi di BPJSTK sebesar Rp486,3 triliun. Dari dana tersebut, dialokasikan ke saham 17% sebesar dan reksadana 8%.
"Dengan kata lain, dana investasi yang dialokasikan saham dan reksadana 25%. 25% dari Rp486,3 triliun adalah Rp125 triliun. Dana yang besar sekali," ungkap Said Iqbal dalam konferensi pers virtual di Jakarta.
Baca Juga: Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan Dari penjelasan Kejaksaan Agung (Kejagung), ada indikasi salah kelola sekitar Rp20 T sehingga patut ada dugaan terjadi korupsi.
Lihat Juga :