Jawab Tantangan Menkeu, Sandiaga Uno Siap Bawa Sentuhan dan Pemikiran Generasi Milenial

Senin, 22 Februari 2021 - 12:25 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengaku pihaknya siap membawa sentuhan dan pemikiran generasi milenial dalam pola kerja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Foto/Dok. SINDOnews
BANDUNG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengaku pihaknya siap membawa sentuhan dan pemikiran generasi milenial dalam pola kerja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf ). Hal ini untuk menjawab dan melaksanakan tantangan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani .

"Saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada bapak Presiden yang telah meluncurkan Beli Kreatif Danau Toba. Hadir 4 menteri, pak Menko Maritim dan Investasi pak Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan ibu Sri Mulyani, dan Menkominfo Jhonny G Plate," ujar Sandiaga Uno dalam kegiatannya berkantor di Bandung, Jawa Barat, Senin (22/2/2021). Baca juga: Resmikan Kampung Ulos, Menparekraf Minta Tingkatkan Produksi



Sandi amat mengapresiasi kehadiran berbagai pihak dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. "Ibu Sri Mulyani kami sangat apresiasi karena ini bagian dari pilar kami inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Ini adalah bagian dari pilar kolaborasi. Untuk mendorong ekonomi kreatif yang bersanding dengan pariwisata di destinasi pariwisata super prioritas," ujarnya.

Menurutnya, harapan Sri Mulyani kita harus menghargai produk-produk ekonomi kreatif. “Kebetulan ibu Menteri Keuangan sempat menyebutkan mba Wamenparekraf (Angela Herliani Tanoesoedibjo) merupakan dari generasi milenial dan harus ada sentuhan dan tambahan pemikiran," lanjutnya.

Kemenparekraf, lanjut Sandi , akan mendorong secara totalitas agar destinasi pariwisata di Indonesia betul-betul menarik dan juga memberikan suatu nuansa vibrasi dan resonansi yang tepat juga inklusif untuk masyarakat membuka lapangan kerja.

"Ini saya garis bawahi. Karena yang membutuhkan lapangan pekerjaan ini adalah masyarakat kelas bawah sementara yang memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan konsumsi adalah masyarakat ekonomi menengah ke atas," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!