Pemerintah Siapkan BLT Calon Pengantin Rp3,5 Juta, Ini Tujuannya
Minggu, 07 Maret 2021 - 23:10 WIB
Resepsi pernikahan di salah satu hotel di Kota Makassar yang menerapkan protokol kesehatan. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
JAKARTA - Bantuan langsung tunai (BLT) untuk calon pengantin lewat program kartu prakerja rencananya digulirkan tahun ini. Diharapkan, bantuan ini bisa meningkatkan ekonomi pasangan yang baru saja menikah.
" Kartu prakerja ini merupakan jenis bantuan dari pemerintah untuk calon pengantin yang ingin menikah. Harapannya setelah menikah mereka akan mempunyai kehidupan ekonomi yang baik sehingga tidak lahir keluarga miskin baru," ujar Sesmenko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) , Y.B Satya Sananugraha dalam keterangannya di website kemenkopmk.go.id baru-baru ini.
Baca juga: Kabar Gembira! Calon Pengantin Bakal Dapat BLT Rp3,5 Juta
Sesmenko PMK mengatakan, percepatan implementasi bantuan tersebut bagi calon pengantin diperlukan untuk mencegah munculnya keluarga miskin baru.
Mengingat, berdasarkan data jumlah penduduk miskin pada Maret 2020 sebesar 9,78% atau meningkat 0,56% poin dari September yang berjumlah 24,79 juta orang. Sedangkan jumlah angkatan kerja di Indonesia saat ini sebanyak 138,22 juta orang dengan jumlah pengangguran 9,77 juta orang.
Nantinya, pemerintah akan mencari daerah yang bakal dijadikan pilot project atau proyek percontohan. Khususnya, daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi atau angka pengangguran yang tinggi akibat terdampak Covid-19 dan belum tersentuh bantuan pemerintah baik reguler maupun nonreguler.
" Kartu prakerja ini merupakan jenis bantuan dari pemerintah untuk calon pengantin yang ingin menikah. Harapannya setelah menikah mereka akan mempunyai kehidupan ekonomi yang baik sehingga tidak lahir keluarga miskin baru," ujar Sesmenko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) , Y.B Satya Sananugraha dalam keterangannya di website kemenkopmk.go.id baru-baru ini.
Baca juga: Kabar Gembira! Calon Pengantin Bakal Dapat BLT Rp3,5 Juta
Sesmenko PMK mengatakan, percepatan implementasi bantuan tersebut bagi calon pengantin diperlukan untuk mencegah munculnya keluarga miskin baru.
Mengingat, berdasarkan data jumlah penduduk miskin pada Maret 2020 sebesar 9,78% atau meningkat 0,56% poin dari September yang berjumlah 24,79 juta orang. Sedangkan jumlah angkatan kerja di Indonesia saat ini sebanyak 138,22 juta orang dengan jumlah pengangguran 9,77 juta orang.
Nantinya, pemerintah akan mencari daerah yang bakal dijadikan pilot project atau proyek percontohan. Khususnya, daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi atau angka pengangguran yang tinggi akibat terdampak Covid-19 dan belum tersentuh bantuan pemerintah baik reguler maupun nonreguler.
Lihat Juga :