Menang Lawan Amrik, Indonesia Raup Rp15 Triliun Lebih
Senin, 15 Maret 2021 - 13:39 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca dagang Indonesia pada Februari 2021 cukup menggembirakan. Neraca dagang mengalami surplus sebesar USD2,01 miliar.
( Baca juga:Neraca Dagang Februari 2021 Surplus Tipis, Kepala BPS: Ini Menggembirakan )
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan neraca perdagangan Indonesia juga terpantau surplus dengan beberapa negara, seperti Amerika Serikat (AS) yang surplus USD1,09 miliar atau Rp15,26 triliun (kurs Rp14.000), India surplus USD563,2 juta, dan Filipina surplus USD504,3 juta. Namun, neraca perdagangan dengan beberapa negara terpantau defisit, seperti neraca dagang dengan China yang defisit USD 1,09 miliar, Australia defisit USD243,6 juta, dan dengan Korea Selatan defisit USD192,3 juta.
"China Februari ini defisit, kemudian Australia dan Brasil," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers, Senin (15/3/2021).
( Baca juga:Neraca Dagang Februari 2021 Surplus Tipis, Kepala BPS: Ini Menggembirakan )
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan neraca perdagangan Indonesia juga terpantau surplus dengan beberapa negara, seperti Amerika Serikat (AS) yang surplus USD1,09 miliar atau Rp15,26 triliun (kurs Rp14.000), India surplus USD563,2 juta, dan Filipina surplus USD504,3 juta. Namun, neraca perdagangan dengan beberapa negara terpantau defisit, seperti neraca dagang dengan China yang defisit USD 1,09 miliar, Australia defisit USD243,6 juta, dan dengan Korea Selatan defisit USD192,3 juta.
"China Februari ini defisit, kemudian Australia dan Brasil," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers, Senin (15/3/2021).
Lihat Juga :