Kelanjutan Bansos Tunai Dinanti, Begini Harapan KPM Jelang Puasa
Sabtu, 27 Maret 2021 - 09:23 WIB
Selain untuk kebutuhan puasa, Yanti juga masih bisa menyisihkan dari uang BST sebesar Rp300 ribu itu untuk membeli paket internet, agar anaknya bisa tetap sekolah. Seperti diketahui, sebagian besar sekolah masih menerapkan sistem pendidikan jarak jauh (PJJ).
"Jadi tolong diperhatikan. Walaupun gimana, karena sudah mau puasa dan Lebaran, anak juga masih perlu belajar secara daring. Jadi saya mohon diperhatikan bantuannya masih berlanjut," katanya.
Kebutuhan BST untuk bertahan hidup juga diungkapkan KPM lainnya, Artini. Dia merasa bersyukur bisa mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) ini. Meskipun untuk menutup kebutuhan hidup sehari-hari masih kurang.
"Rp300 ribu sebetulnya kurang. Beli beras saja sudah sekian. Beli mie instan dan jajan anak sekolah. Sudah habis seminggu. Tiga minggu ke depan sudah pusing lagi," keluh Artini, mengeluh.
Untuk menutupi kekurangan itu, ibu tiga anak itu bekerja serabutan. Apapun dilakukan agar bisa mengisi perut. Terlebih, kebutuhan persiapan untuk menyambut hari raya juga akan semakin meningkat.
"Kalau bisa diperpanjang, ditambah bulannya sampe Idulfitri. Buat bantu puasa. Mudah-mudahan pemerintah tahu dan bisa membantu," katanya.
Hal senada juga disampaikan KPM lainnya, Dian Rusdiani. Dia memandang BST sebaiknya tetap disalurkan hingga akhir 2021. Masukannya bukan tanpa alasan, mengingat situasi pandemi covid-19 yang tampaknya masih belum menujukkan penurunan.
"Jadi tolong diperhatikan. Walaupun gimana, karena sudah mau puasa dan Lebaran, anak juga masih perlu belajar secara daring. Jadi saya mohon diperhatikan bantuannya masih berlanjut," katanya.
Kebutuhan BST untuk bertahan hidup juga diungkapkan KPM lainnya, Artini. Dia merasa bersyukur bisa mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) ini. Meskipun untuk menutup kebutuhan hidup sehari-hari masih kurang.
"Rp300 ribu sebetulnya kurang. Beli beras saja sudah sekian. Beli mie instan dan jajan anak sekolah. Sudah habis seminggu. Tiga minggu ke depan sudah pusing lagi," keluh Artini, mengeluh.
Untuk menutupi kekurangan itu, ibu tiga anak itu bekerja serabutan. Apapun dilakukan agar bisa mengisi perut. Terlebih, kebutuhan persiapan untuk menyambut hari raya juga akan semakin meningkat.
"Kalau bisa diperpanjang, ditambah bulannya sampe Idulfitri. Buat bantu puasa. Mudah-mudahan pemerintah tahu dan bisa membantu," katanya.
Hal senada juga disampaikan KPM lainnya, Dian Rusdiani. Dia memandang BST sebaiknya tetap disalurkan hingga akhir 2021. Masukannya bukan tanpa alasan, mengingat situasi pandemi covid-19 yang tampaknya masih belum menujukkan penurunan.
Lihat Juga :