Parodi PT Timah: Pinjam ke Ibu, Bayar Utang ke Tetangga
Selasa, 06 April 2021 - 17:30 WIB
"SHL berproses, tetapi sambil berproses perseroan akan tetap mengurangi beban pinjaman dari cash internal perseroan," katanya. ( Baca juga:Kenakan Rompi Oranye, 'Crazy Rich' Samin Tan Ditahan KPK )
Emiten pelat merah berkode TINS ini tercatat memiliki utang yang akan jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan senilai Rp4,56 triliun. Salah satu strategi melunasi utang tersebut, perseroan terus menjajaki shareholder loan senilai USD100 juta kepada MIND ID.
Hingga akhir 2020, perusahaan memiliki total liabilitas Rp9,57 triliun, turun 36,62% dibandingkan akhir 2019 sebesar Rp15,1 triliun. Total pinjaman yang akan jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan terdiri atas pinjaman bank jangka pendek senilai Rp3,8 triliun dan liabilitas supplier financing senilai Rp759,02 miliar.
Emiten pelat merah berkode TINS ini tercatat memiliki utang yang akan jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan senilai Rp4,56 triliun. Salah satu strategi melunasi utang tersebut, perseroan terus menjajaki shareholder loan senilai USD100 juta kepada MIND ID.
Hingga akhir 2020, perusahaan memiliki total liabilitas Rp9,57 triliun, turun 36,62% dibandingkan akhir 2019 sebesar Rp15,1 triliun. Total pinjaman yang akan jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan terdiri atas pinjaman bank jangka pendek senilai Rp3,8 triliun dan liabilitas supplier financing senilai Rp759,02 miliar.
(uka)
Lihat Juga :